Tag

Image

Hidup adalah sebuah peta besar yang terpampang. Menjalani hidup bagi perantauan seperti saya adalah  seperti berkelana dari satu titik notkah ke titik noktah lainnya, seperti seekor semut yang sedang merayap peta USA Map  Rand Mcnally 2011 yang tergeletak ngablak di atas meja. Tapi yang membedakan antara semut  itu dan saya adalah, sang semut bergerak lalu terdiam terlalu lama pada satu tempat di sekitar Mexicali. Mungkin tumpahan air teh manis yang membuat this atom ant menjadi terlena malas bergerak bagaikan penduduk Betawi asli. Saya mengharapkan munculnya ide nakal dari ini semut hitam ,  jejak dia merayap akan saya ikuti di kehidupan nyata dengan my Camry. Tapi kesabaran saya hilang setelah menunggu sekian lama, saya sentil ini serangga.Saya berharap dia mental di sekitar Colorado. Sayangnya dia mendarat di  ujung peta dekat  New Brunswick, Canada.  Sangat mustahil saya menyetir sejauh itu. Sebab Jarak dari Fredericton lebih dekat ke London di Eropa dari pada ke Las Vegas di Nevada. Selain saya hanya punya waktu 2 hari off untuk berkelana menjelajah tempat dan lokasi asing. Akhirnya saya memutuskan untuk menghabisi hari libur dengan jalan  ke Bagdad, Arizona

 

Image

Mungkin inilah keunikan hidup di Amerika. Jika anda tinggal di negara ini, anda bisa berjalan jalan ke seluruh dunia tanpa meninggali mainland USA. Jika anda seorang muslim yang soleh anda bisa ke Mecca tanpa mesti pergi ke Arab sana. Mecca adalah sebuah kota kecil tidak terlalu jauh lokasinya dari Palm Springs di California. Seaindainya anda orang Lampung, anda bisa singgah di sebuah bar bernama Warehouse di Redondo Beach yang lokasinya satu blok dari Sumatra Boulevard. Jika anda lanagnya adalah warga keturunan Arab bahlul, anda bisa melepaskan rasa kangen di Arab Town  di Dearborn, Michigan ( sayangnya anda sulit menemui TKW asal indo untuk anda siksa disana, sekedar melepaskan kangen ritual tradisi nenek moyang anda di sana )  Sebaliknya jika anda Batak, kemungkinan besar anda akan menemui saudara satu marga baik opung Siboru,Sitompul  dan puluhan oom bermarga lainnya di kampung Batak yang gosipnya saya dengar ngumpul di sekitar Pomona, California.

ImageAda daya tarik tersendiri dengan antara saya dan Arizona. Selain merek ice tea yang saya gemari, Arizona adalah nama kapal perang yang karam  dihajar  skwadron zero dibawah komandan Jendral Isoroku Yamamoto  di Pearl Harbor yang sampai sekarang belum sempat saya ziarahi. Arizona memiliki Grand Canyon dan Monument Valley yang spektakular. Dan Di Arizona juga saya menemukan Allah ( baca tulisan : Jatuh cinta dengan Allah ) Maka tidak heran saya mampir sekali lagi ke Arizona dalam rangka berkunjung ke Bagdad.

Image

Bagdad berada di ujung pesisir Aquarius Mountains. Kota terdekat bernama Prescott yang bersuhu jauh lebih rendah  dan rimbun dari pada semua kota kota gersang di Arizona. Untuk kesana anda tinggal memutar dari Freeway 93 sekitar  40 Km sebelum Wickenburg ke highway 97 mengarah ke Apron Crossing.  Data terakhir kependudukan, Bagdad memiliki populasi  lebih sedikit daripada jumlah mahasiswa yang belajar di Universitas Trisakti dan jauh lebih sedikit dari jumlah keluarga Bin Laden yang terkenal doyan kawin.  Kota ini memiliki 1018 laki laki dan 962 perempuan. Walaupun nyaris seperti kota mati Income penduduknya $ 2000 dollar lebih tinggi dari rata rata penduduk Arizona. Penghasilan terbesar berasal dari tambang tembaga. Dan sampai di sana saya jelas bingung mau kemana selain memuaskan emosi paling kurang saya pernah menginjakan kaki dan membingungkan pembaca SK dengan judul artikel yang ngeyel serta bombastis.

Image
Bagdad sama sekali bukan kota turis. Satu satunya pemandangan  menarik  yang saya lihat di sana adalah  menyaksikan segerombolan bebek kejar kejaran di sebuah pond. Tidak seperti bebek Singapore gendut penuh lemak , para bebek langsing di sini begitu lincah sprint balapan satu sama lain. mungkin mereka sedang merayakan musim kawin. Sejenak sempat membuat saya lapar ingin melahap barbecued duck over rice di Diamond Restorant di dekat Chinatown. Bebek panggang itu adalah salah satu bebek panggang terlezat di dunia yang pernah saya coba.

20 persen penduduk Bagdad berstatus single.Jumlah pengangguran 10.2 persen alias sekitar 200 penduduk kota ini memiliki status di Facebook identik dengan Betawi Kebunjeruk. Menurut data kepolisianterakhir  tidak ada registered sex offenders yang bermukim di Bagdad. Angka itu mungkin menunjukan bahwa tidak ada perempuan seksi yang betah tinggal di sini lebih dari sehari. Saya maklum tempat ini pastilah neraka untuk perempuan. Untuk ke salon atau toko sepatu terdekat contohnya, mereka mesti menyetir selama  2 jam ke Glendale atau Peoria.

Jika anda kena serangan jantung, kemungkinan anda mati di jalan  lebih besar dari pada berjalan dengan kalung emas malam hari di antara para preman terminal Kampung Rambutan. Rumah sakit terdekat berada 70 km jauhnya dari sini di Prescott. Cuma ada 2 kemungkinan yang menewaskan  anda dalam perjalanan ke emergency room. Pertama jantung anda secara natural memang mendadak berhenti. Kedua, jantung anda berhenti mendadak lantaran highway ke arah Prescott itu meliuk liuk diantara perbukitan terjal yang mampu memberhentikan jantung  manusia paling normal sekalipun.

Bagdad tidak lebih menarik dari Tangerang. Lagian saya menulis ini bukan berupa literarur travel memamerkan tempat turis seperti Dufan dan Disneyland. Memamerkan kebaikan dan keindahan itu gampang. Sebaliknya berani mengungkapkan keburukan dan sisi gelap orang  lain atau diri sendiri memerlukan keberanian yang monumental. Dan itulah sebabnya saya yakin banyak pembaca yang suka  tulisan ini
.
Bener ngga wahai Lana Mandela yang cantik jelita ?

( weeeek…GR banget deh si Habe ! )

June 29, 2011

Kalau anda punya akun Facebook: Jangan lupa klik LIKE di http://www.facebook.com/pages/Forum-Apakabar-Majalah-Superkoran/152166293967