Saya sebagai rakyat Indonesia masih cemas menunggu Indonesia yang lebih baik.

Sekedar mengingatkan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dulu pernah menjanjikan 15 program yang pernah diutarakan pada kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Senayan yakni:
...
1. Pertumbuhan ekonomi minimal 7 persen
2. Pengurangan kemiskinan 8-10 persen melalui pembangunan pertanian, pedesaan, dan program pro-rakyat
3. Pengangguran harus berkkurang 5-6 persen melaluui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan modal usaha melalui Kredit Usaha Kecil
4. Peningkatan sektor pendidikan dengan meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen, serta kenaikan anggaran pondok pesantren
5. Melanjutkan kebijakan berobat gratis
6. Swasembada daging sapi dan kedelai dan mempertahankan kesuksesan swasembada beras
7. Peningkatan ketahanan energi dengan penambahan listrik berskala besar dan megaproyek
8. Peningkatan pembangunan infrastruktur
9. Pembangunanan perumahan rakyat, termasuk rumah sederhana untuk TNI, Polri, dan buruh
10. Penghijauan dan penanaman kembali hutan, serta mengatasi banjir
11. Kemampuan pertahanan dan keamanan
12. Reformasi birokrasi, juga untuk dunia usaha. Termasuk pemberantasan korupsi
13. Otonomi daerah dan pemerataan pembangunan lebih ditingkatkan. Dengan desentralisasi keuangan yang lebih adil
14. Penghormatan terhadap HAM akan dikembangkan. Jangan terjadi lagi pelanggaran HAM berat
15. Peran internasional Indonesia makin ditegakkan. Sehingga bisa diperkuat lagi

Sebuah program hendaknya dapat direalisasikan dalam bentuk yang kongrit.

Jika dihubungkan dalam bentuk analisis mengenai lembaga kepresidenan & tugas presiden, maka calon presiden terpilih memang tidak memiliki kewajiban secara hukum untuk memenuhi janji-janji politik.

Janji politik dalam sebuah kampanye bukanlah suatu keputusan badan tata usaha Negara yang dapat diperkarakan dalam Pengadilan Tata Usaha Negara. Namun janji politik tersebut hanya merupakan suatu usaha untuk meningkatkan konstituen masing-masing pasangan calon presiden maupun calon wakil presiden.

Untuk itu saya sebagai rakyat Indonesia sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di Republik Indonesia ini ingin mengontrol janji-janji politik SBY sebagai Presiden seandainya dari 15 program tersebut lupa untuk dilaksanakan(atau memang sengaja di lupakan?)

Salam
Aida Ces