Tag

Image

Nama saya semua orang tahu ternasuk anda tentunya, adalah nama yang sangat islamis. Dan biasanya semua orang yang islamis memiliki kecenderungan selalu membela arab tiap terjadi konflik dan konfrontasi di timur tengah lantaran semangat sinting bernama ukhuwah islamiyah selain jelas paling anti dengan yahudi. Namun ijinkan saya untuk berterus terang, saya adalah seorang pro Yahudi. Bukan cuma lantaran mengerti hakekat Jewish Diaspora bangsa minoritas yang merindukan mendirikan negara di tanah airnya sendiri setelah puluhan milenia menjadi bangsa terbuang, tapi lantaran memang saya lebih merasa Yahudi dari pada seorang muslim. Saya adalah Israel kecil. 

Image

Apa? Anda menganggap saya gila? No my friend. Saya memang Israel kecil. Habe dengan senang hati akan lebih rela menyembah Odonai dari pada King Allah. Saya akan lebih khusuk berdoa di dinding ratapan dari pada sholat tahajud tengah malam. Dulu ketika masih memiliki semangat pesantrenan saya pernah buta memang. Sayapun seperti anda pernah membenci Israel dan Yahudi. Bukan cuma itu di smp saya pernah merobek robek injil koleksi oom Anton, paman saya yang otodidak lantaran berang kenapa orang kristen menyembah Tuhan yang plural dan kenapa mereka tidak mengakui nabi terakhir setelah Isa. Tapi mata saya sejak sma mulai terbuka lebar, ketika samar samar saya sadar setelah melakukan berbagai macam riset bahwa Tuhan agama yang saya sembah ternyata adalah semacam Darth Vader dan junjungan yang selalu diberi shalawat jutaan umat tidak lain adalah prince of darkness.

Anda ingin tahu bagaimana perasaan saya saat itu?

Saya mual dan ingin muntah semingguan. Saya sempat demam, usah tidur dan susah makan.

Gegar kesadaran itu yang akhirnya memutarbalikan opini saya terhadap Israel. Penasaran saya pelajari soal Israel dan bangsa Yahudi. Dari benci perhalan timbul perasaan respek dan kagum lalu tidak lama saya jatuh cintrong seperti seorang anak puber yang baru pertama kali merasakan gejolak cinta mengetahui bahwa Israel adalah satu satunya negara demokrasi di timur tengah.Di Israel orang Islam bebas beribadah. Hak perempuan dihargai. Orang arab yang tinggal di sana mendapatkan hak yang sama sebagai citizen of Israel. Mereka diwakili oleh partai arab dan memiliki wakil di Knesset ( senate) http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Arab_members_of_the_Knesset
berbeda bumi dengan langit perlakuan yang mereka terima di negara negara arab atau para pengikut Muhammad

Image

Saking culun dan naifnya Habe dulu, tahun 90 an saya sempat mengkirim fax ke konsulat jendral Israel di Los Angeles.Isinya memberikan pernyataan dukungan dan menyediakan diri untuk menjadi tenaga valunteer untuk membela Israel jika terjadi perang melawan dajal arab. Dan tentu saja itu konsulat tidak memberikan respon apa apa, memangnya siapa sih saya? Apalagi punya nama ke arab araban pula.

Kini dajal arab dan turki lagi lagi melakukan aksi casus belli ( mencari alasan untuk perang ) Dengan alasan kemanusiaan mereka mencari gara gara. Ketika aksi kekerasan mendapatkan reaksi kekerasan, mereka girang lantaran itulah yang mereka cari. Semakin banyak kurban yang berjatuhan semakin mereka happy lantaran semakin sukses dalam menggiring opini dunia terhadap kebrutalan orang Yahudi. Muslim muslim arab dan turki yang berteriak " khaybar ..khaybar " slogan historis mengingatkan saat Muhammad mengusir dan membantai Yahudi di Madina dulu dikumandangkan secara ironis serta menjijikan. Dan para Turki bloon yang berlagak sok humanitarian itu apakah lupa bahwa bangsanya sendiri pernah membantai sekian juta Armenian? 

Saya adalah Israel kecil ditengah keluarga besar saya yang ke arab araban di Indonesia. Saya adalah seorang Haskalah, seorang melek di tengah para tunanetra. Saya tidak ragu untuk mengakui bimbang dan sangat sulit untuk percaya dengan omongan orang tanpa melalui daur proses kritik berlapis lapis. Saya tidak suka dengan kemonotonan ceramah ceramah gombal. Saya adalah seorang skeptis yang akut. 
Bernard Russell pernah bilang " the problem with the world is that the fools are always sure, dan wise people are full of doubt " Dan fool yang dia maksud sangat sinkron dengan penganut agama mayoritas di Indonesia yang apa apa demo anti Israel dan Yahudi. Juga para penceramah agama yang acapkali mencaci Yahudi sebagai bangsa yang terkutuk dan dibenci King Allah.

Saya pikir bukan cuma saya yang Yahudi, pada dasarnya semua orang waras dan punya nilai nilai kemanusiaan adalah juga bagian dari Yahudi. Ada tanah Judea di semua orang terutama orang perantauan. Pertalian emosi itu tidak pernah bakalan karam bagi orang yang terus menerus memelihara tradisi mereka dengan sebaik baiknya seperti orang Yahudi.Ada keinginan semua orang untuk hidup secara tenteram dan damai di kampung halaman, di tanahnya sendiri. Dan keinginan itu adalah bagian hak hidup orang Yahudi, begitu juga orang Palestine. Cuma bangsa yang terakhir ini adalah bangsa duri dalam daging.Dimanapun mereka tinggal mereka bikin rusuh. Menumpang di tanah Yordan, mereka mendirikan negara dalam negara lalu mencoba menggulingkan pemerintahan Yordan. Tidak heran mereka pernah dilibas tentara Yordan.

Dikembalikan tanah Gaza oleh Israel secara baik baik, mereka malah membalas dengan menembakan roket dan mortir. Di Kuwait dulu mereka menyambut tentara Irak yang merangsak negara tempat mereka numpang sebagai tentara pembebasan . Tidak heran begitu Irak kabur dibogem Amerika dari Kuwait, orang orang arab sana membalas dendam dengan menghajar dan merangsak orang orang Palestine sampai terkaing kaing.

Saya adalah Yahudi dan jangan heran suatu saat saya akan merayakan Hanukkah dan mengenakan topi bundar kecil di belakang kepala. Cuma lucu aja mungkin tampang begini padang, tapi bisa akrab dikerumunan para hassidic di sebuah synagoge di Las Vegas sini

Viva Israel..

June 2, 2010