Active ImageMudah dipahami mengapa Presiden Obama terpilih untuk menerima hadiah Nobel. Kalau diperhatikan secara mendalam bebera bulan teakhir ini, kabinet yang dipimpinnya mengalami penurunan rating approval secara dahsyat. Tidak hanya Republican, Green party etc tetapi sesama Democrat pun sudah mulai mereview pandangannya terhadap "Hope" dan "Change" yang diusung oleh kabinet Obama.

 

Dua hal yang membuat tersandungnya kabinet Obama, yang juga merupakan pukulan telak atas apa yang diucapkannya sendiri saat putaran pertama semasa kampanya adalah Health-Care Reform dan tentang Iran/Afghan war. Sudah jamak para politikus ngemplang apa yang diucapkannya saat kampanye, tetapi dibandingkan dengan kapasitas dan effek yang dilakukan Obama terhadap prinsip hakiki partainya sendiri adalah pembunuhan terhadap karakternya sendiri.

 

Beberapa karakter pokok yang dicanangkan dalam paket khusus "Obama" sebagai
1. icon pembaharu, pendobrak tradisi
2. sebagai wajah ramah lingkungan bagi politik luar negeri US.
3. sebagai penggagas dan messias dalam melintasi kemelut ekonomi US dan dunia.
4. sebagai "moslem-savvy" bagi mayotitas negara negara Islam.

 

Saat ini, dua masalah utama tersebut sedang bergolak mendekati titik kritis bagi partai dan kabinetnya. Dua masalah inilah yang mengganjal kabinetnya dalam "menjual" karakter Obama.
Musuh musuh politik dalam negeri juga telah banyak yang muncul ke permukaan seperti Glenn Beck, Larry Sinclair, Joe Wilson, Pat Boone, Jon Voight, Rush Limbaugh, Ann Coulter, Rupert Murdoch, Jesse Jackson yang mempercepat temaramnya icon "pembaharu" dan "harapan" seperti yang dipompakan oleh kaum Democrat.

 

Isu yang beredar saat ini adalah, atas advis Bill Clinton untuk membungkam musuh musuh Democrat dan menaikkan rating approval Obama saat ini adalah dengan menerima hadiah Nobel untuk perdamaian.

 

Smooth moves Mr President I drink to that…hear..hear !!

 

There is a smart joke yang saya nukilkan dari kolom Leslie Linthicum (Albuquerque Journal) bertajuk "Candidates Woo Indians", 2003. tentang Obama saat kampanye.

 

Walking Eagle

 

Senator BARACK OBAMA was invited to address a major gathering of the American Indian Nation two weeks ago in upstate New York.

HE spoke for almost an hour on HIS future plans for increasing every Native American's present standard of living, should HE one day become the President.

HE referred to his career as a Senator, how he had signed 'YES' for every Indian issue that came to his desk for approval.

Although the Senator was vague on the details of his plan, he seemed most enthusiastic about his future ideas for helping his 'red sisters and brothers'.

At the conclusion of his speech, the Tribes presented the Senator with a plaque inscribed with his new Indian name – Walking Eagle.

The proud Senator then departed in his motorcade, waving to the crowds.

A news reporter later inquired to the group of chiefs of how they came to select the new name had given to the Senator.

They explained that Walking Eagle is the name given to a bird so full of sh!t it can no longer fly.

 

Have a wonderful weekend everybody.

 

HH Samosir.