Tag

HAL-HAL YANG TIDAK PENTING

 BAHASA ARAB
Selain bahasa Perancis, bahasa Arab adalah  salah satu bahasa yang paling overrated. Kecuali lantaran kesamaan agama, tidak ada pertalian sedikitpun antara kita dan Arab. Memang perbendaharaan bahasa Indonesia diperkaya dengan sejumlah kata yang berasal Arab seperti kitab, murtad, masjid, bahlul, sohib, teroris, tukang tipu, tukang siksa tkw, rapist, sodomist, dan munafik. Tapi itu bukanlah sebuah hal yang luar biasa. Bahasa toh dimanapun selalu interaksi mempengaruhi satu sama lain. Bahasa Inggris contohnya telah memperkaya bahasa Indonesia dengan kata kata seperti sorry, apologi, alibi, jenius, dan thanks.

Bahasa Arab tidak dipakai dunia dagang. Begitu juga di dunia science dan teknologi Informasi. Konsentrasi pengguna bahasa Arab di dunia sangat sempit. Kecuali di timur tengah atau di kampus IAIN dan pesantren, hampir bisa dibilang tidak ada orang yang perduli dengan bahasa Arab. Bahasa Cina jauh lebih bermanfaat selain jumlah pemakai yang banyak mereka lebih go international. Hampir di seluruh kota besar di seluruh dunia terdapat Chinatown. Tapi mencari Arabtown di Las Vegas atau  San Diego atau Moskow adalah  tindakan yang menurut Asmuni pelawak Srimulat dulu, sebuah hil yang mustahal.

And so bila anda sedang menekuni bahasa Arab, sebaiknya anda tinggalkan saja kemubaziran sia sia itu. Jika alasan anda mempelajari bahasa Arab lantaran ingin mengerti Quran, cari terjemahannya Indonesianya saja  ( biarkan tukang penterjemah yang mempelajari bahasa arab, itu profesi dia ) Jika anda merasa kurang afdol lantaran tidak mengerti arti doa dalam bahasa Arab, cukup berdoa dengan bahasa Indonesia ketika sholat. Dan kalau boleh saya ingatkan sekali lagi, jika anda menyembah Tuhan anda tidak perlu memakai bahasa Arab. Tapi jika anda menyembah Allah,yang sebenarnya adalah  Deis penemuan orang Arab- memang susah memformat ulang insting bawah sadar anda  yang sudah terprogram sejak  kecil untuk selalu memenuhi kebutuhan ego anda akan  pentingnya mempelajari bahasa Arab.  Dibutuhkan keberanian dan kemauan keras memang untuk memaklumatkan bahwa bahasa Arab itu tidak penting.

 JALAN KE SURGA
Masuk toko buku di Indonesia adalah seperti masuk ke comedy club- saya banyak ketawa ketawa membaca judul buku buku yang berserakan di sana. Setelah 20 menit dalam toko, rasanya saya bisa membuat sebuah teori mengukur tingkat ekonomi dan kesejahteraan sebuah bangsa dari sampai seberapa banyak jumlah buku bertema mistis dan klenik beredar di negaranya. Buku buku ajaib dengan judul-judul ajaib dan kocak seperti "mukjizat air dalam Quran", "menggapai kasih sayang Allah ", "mengapa terkadang saya merasa Allah tidak adil?", "mukjizat penyembuhan air zam zam ",  "rahasia sholat nabi ", "menjadi kekasih Allah", "tuntunan bertobat", "mukjizat sholat malam", sampai sebuah roman remaja berjudul absurd "mujahid cinta" dan tidak ketinggalan buku berjudul paling ironis dan funniest yang pernah bikin saya ngakak "seruan azan dari puing WTC-dakwah Islam di Amerika pasca 9/11".

Buku buku tersebut isinya adalah memenuhi kebutuhan ilusif fotomorgana pembaca yang terkena stress hidup dan tekanan ekonomi.Varian dan jenisnya sama saja. Semakin banyak buku itu beredar, semakin gampang saya menebak bahwa orang susah di Indonesia jumlahnya makin banyak. Tapi dari sekian buku yang membuat saya tertawa paling kencang adalah buku berjudul " jalan ke surga "  Saya ketawa begitu kerasnya sampai orang di kanan kiri memandang saya aneh dan curiga. Pegawai toko buku malah sempat menyapa ada apa pak? Saya jawab tidak ada apa apa mas, saya cuma senang aja bisa menemukan buku paduan tour  ke surga dibawah penulis Nabil Hamid  Al Maaz yang pastinya Arab atau manusia pertama yang pernah ke Surga lantaran dia hapal jalan ke sana. Sebuah ide muncul, barangkali saya bisa menulis buku berjudul " panduan reinkarnasi buat orang Hindu "  atau " jalan pintas ke Nirvana" buat orang Buddhist. Membaca buku buku seperti ini bukan saja menghabiskan duit dan waktu tapi juga membuat intelejensi anda makin merosot ke dalam kubangan hal hal yang tidak penting.

***

HAL-HAL PENTING

MEMBERIKAN KESEMPATAN BUAT PKS
Bukan persoalan apakah mereka akan menerapkan hukum shariah atau tidak, tapi bagaimana kita mau menerima eksistensi  sebuah partai  politik  seperti PKS yang legal dan mengikuti aturan bermain di Indonesia.Membaca perdebatan di forum dan sejumlah kampanye menganyang PKS membuat saya sakit perut. Anda yang mengaku seorang demokrat tapi tingkah anda sama sekali tidak demokrat dengan  antipati pada partai yang bagaimanapun adalah pilihan rakyat juga. Adalah hal yang wajar jika anda berkeberatan dengan seorang tokoh seperti saya terhadap Yusuf Kalla di Indonesia atau Obama di Amerika. Tapi partai bukanlah person, dia adalah kendaraan yang sewaktu waktu akan berganti supir dan kebijaksanaan. PKS dalam hal ini mestinya diberikan kesempatan untuk membuktikan diri seperti slogan slogan bersih dan antikorupsinya. Dan mengenai penerapan hukum shariah, anda jangan terlalu dihantui dengan sejuta apriori. Bagaimanapun nantinya PKS akan memberikan win-win solution bagi anda para antishariah seperti saya. Jika PKS anggap saja menang dan menguasai pemerintahan di pemilu depan. Kalau PKS tidak menerapkan shariah dan terbukti bersih, itu baik buat kita semua di Indonesia termasuk anda. Jika sebaliknya mereka memperkenalkan Shariah dan mencoba mengArabkan Indonesia selain pemerintahanya penuh kolusi dan kotor, toh hal itu akan menyadarkan orang Indonesia tentang betapa brutal dan stupidnya hukum shariah. Pengalaman pahit mereka adalah obat yang bagus untuk membuat mereka kapok untuk memilih PKS kembali. Lagi lagi anda yg diuntungkan karenanya.

MEMBUKTIKAN TIDAK SEMUA PADANG KIKIR ( looking for a miracle )
Orang narsis yang  manis seperti saya memang banyak dicemburui banyak orang. Setiap langkah selalu diteropong sejumlah mata mata dalam rangka mengintai kesalahan. Jika tidak mau memamerkan foto  di Superkoran disebut pengecut. Sebaliknya menaruh foto dicap sebagai pamer diri dan sok ganteng. Tanpa bermaksud meledek pembaca yang bertampang jelek- memang saya tahu kenapa orang ganteng selalu dicap sebagai gay dan homosex oleh orang jelek. Ini adalah regresi psikologi orang orang yang kalah. Dengan mengharapkan seorang manis dan ganteng memiliki kelainan sexual,  persaingan memperebutkan perempuan idaman akhirnya jadi lebih mudah. Orang jelek selalu celebrate sewaktu mendenger berita George Michael yang kasep itu ternyata seorang gay. Atau bintang sinetron entah siapa namanya di Indonesia  terbukti homo.Tapi bukan dituduh banci yang membuat saya uring uringan melainkan saya dicap Minang super kikir oleh beberapa orang di email. Minang yang maunya dijajani orang tapi tidak mau menjajani orang.
Minang yang antizakat dan infak jika tidak ada unsur pahala di dalamnya.

Saya tidak marah jika dibilang minang kebanyakan kikir. Tapi usaha keras saya menulis di sini salah satunya adalah membuktikan bahwa walaupun teori kekikiran orang sumbar itu cenderung akurat, tidak semua orang padang itu pelit dan penuh perhitungan. Dari berjuta juta orang padang paling tidak saya kenal 3 orang padang yang tidak pelit. Heru di Los Angeles, Edizal di Jepang dan tentu saja Habe narsis kesayangan anda ini. Selain itu saya tidak pernah memergoki kedermawanan orang padang, termasuk di keluarga besar saya di Indonesia, baik di adik, abang, oom, tante  dan keponakan. Mereka memang pada pelit semua.

Tanpa bertele tele saya cukup lampirkan surat Achang dibawah ini buat anda baca. Please jangan menuduh saya pameran kedermawanan. Cukup tidak disebut kikir saja akan membuat saya bahagia ( catatan : Achang adalah mentor saya dalam hal menulis bagus, dia dulu pernah tinggal di kampung Bongkaran di Tanah Abang )

Habe,

Tadi siang saya hampir aja gak percaya kalo saya bisa ketemu penulis
hebat di apakabar, kalo boleh di bilang mungkin lebih hebat dari
penulis di koran atau di majalah tempo barangkali.
Maklum aja, seminggu ini saya tunggu tunggu sampe saya cukur dulu
kepala biar sedikit mirip mirip Arnold Swaseneger yang gagal masuk
holiwood.

Trimakasih juga ya habe traktir makan siangnya di warteg minang, pas
lagi laper pas bener nawarin makan, nikmat makan sama sama habe sama
si abang, ini namanya enak makan be, tempenya tebel tapi renyah di
tambah ikan cuek pindang plus sambalnya enaaakk.

Selepas Habe naek motor di boncengi abang, saya langsung naik mikrolet
ngacir ke rumah empok, nyampe sekitar jam satu siang, abis gitu saya
cuci muka sebentar terus sambil duduk bersebelahan saya tanya bekas
jahitan di kepala bekas operasi dulu apa masih sakit atau udah enggak,
dia cerita sudah enggak sakit cuma kalo kumatnya kambuh lantaran kena
angin dingin atau kebawa pikiran pastinya kejang kejang gak sadar,
cerita kesana kemari akhirnya saya bilang kalo saya abis ketemu sama
orang yang perhatian sama empok Nurbaeti, gue juga bilang kalo bang
habe ini tinggal di amerika jauh dari sini dan kepingin ketemu sama
kita tahun 2002 sampe ngebela belain ke tanah abang segala, terus saya
cerita kalo bang Habe nitip duit buat mpok Nurbaeti buat beli obat,
begitu saya sodorin gumpalan duit yang masih utuh dari Habe lantas dia
bengong plong kosong, gak ngerti apa yang ada di pikiran dia, eh tau
tau di pojokan matanya sedikit berkaca kaca, dia bilang "Baru kali ini
Nurbaeti pegang duit sebanyak ini" tangannya yang sudah banyak
kerutannya nyaris gemetar, karena gak tega melihat dia seperti itu
akhirnya saya becandain. Girang banget pas di suruh ngitung itu duit.

Trus dia bilang ke saya "Gimana ya caranya mau ngirim surat buat dia?
Tau alamatnya enggak?" lantas saya bilang alamatnya enggak punya tapi
kalo mau bikin surat ya bikin aja nanti saya kirim. Dia ambil sepotong
robekan buku tulis yang ada di tumpukan kertas di bawah meja lalu dia
corat coret kertas itu. Saya tunggu dari jam setengah dua siang sampe
jam empat sore baru kelar bikin sepotong surat buat Habe.

Malamnya sebelum besok berangkat saya ke warnet, minta di scan surat
itu dan saya kirim di email ini sebagai ucapan terimakasih yang sebesar-
besarnya buat Habe. Selamat jalan ya bang Habe sampai ketemu lagi…

Achang