Tag

 Benyamin selalu keringatan. Tidak perduli siang atau malam kelenjar keringat di balik tubuhnya begitu hyperaktif rajin bekerja membuat pria berasal dari Nairobi-Kenya itu selalu nampak basah kuyup, laksana orang yang barusan berenang.

Penampakannya jauh dari tampan. Gigi tengah yang di depan satu hilang. Kulitnya legam. Umurnya 46. Karena kantor kami bersebelahan, hampir tiap hari saya memergoki Benyamin baik di dalam elevator atau di tikungan lobby depan. Dia dan saya saling ledek ledekan. Jam lunch break sambil lewat saya sapa Benyamin " sudah makan siang?" dia menggeleng. Lalu saya ingatkan " jangan lupa bawa tombak untuk berburu buat lunch mr african bushman.." Seharusnya marah dia malah ngakak. Lalu dia ngomong " gue kaduin sama orang wahabi tentang kelakuan muslim murtad macam elu " yang mana yang mana? Ya..itu tentang hobby situ ngeledek orang Islam, sambil dia memberikan sinyal bahwa kepala saya bakalan lepas dari badan. This is America my friend, kata saya sambil cekakakan. Lets go take vacation ke Kenya kata dia sambil membujuk saya untuk singgah dan main sampai ke Serenggeti National Park di Tanzania. Saya mendelik bilang no way! Dia melotot menjawab yes way! Au ah gelap jawab saya. Dia makin melotot? Nyindir mentang mentang warna kulit gua gelap huh?

Benyamin sudah 8 tahun tinggal di Amerika. Cerita bagaimana sampai dia datang ke US tidak begitu jelas. Dia kerja dobel. Satu full time satu part time di hotel Mandalay Bay. Rata rata dia bekerja 65 jam seminggu. Dia memiliki 3 anak. Satu di SMA dan 2 di SMP dan SD. Istrinya bekerja menjadi manajer di salah satu departemen di Wynn Casino. Dia Kristen dan saya Islam ( Am I ? ) Tidak pernah ngomong jorok dan amat santun. Satu satunya kelemahan dia adalah dia peditnya minta ampun. Selain abang saya yang tinggal di Los Angeles, tidak pernah saya menemukan orang yang mampu menyaingi kepeditan Benyamin. Tapi mungkin ada alasan kenapa dia begitu irit. Dia mengaku masih berhutang 50 goats ( kambing) pada istrinya sebagai mahar perkawinan mereka dulu.

Benyamin paling suka membangga banggakan Africa. Dia bilang benua eksotik hulu homosapien.Tidak mau kalah saya bilang tidak ada yang mampu mengalahkan Republic Indonesia. Negara kepulauan tempat jutaan nyiur melambai dan asal cewek paling aduhai se Asia. Dia bersikeras bilang asal orang Indonesia juga dari Africa. Lihat saja fosil Lucy yang ditemukan di Ethopia. Saya bersikeras membantah bahwa tidak ada uniknya menemukan fosil Australopithecus Afarensis yang sudah punah sekian ratus ribu tahun yang lalu. Selain Sangiran, di Indonesia pernah a living fosil Homo Erectus menjadi menteri ( Sudomo ) dan satu manusia Peking genus Wajakensis Kissarab-anusis Goenarji Goenawan ) What? Dia jelas kaget. Saya tersenyum penuh kemenangan.

Benyamin manusia yang sopan. Dari jerih payahnya dia sudah memiliki rumah besar di kampung halaman. Di Amerika sini dia juga memiliki rumah ukuran lumayan. Keringat dia yang rajin bercucuran, mengucur tanpa sia sia. Ketika kebanyakan orang imigran Indonesia berleha leha di California tanpa punya pikiran buat masa depan. Benyamin terus menerus merajut kekuatan ekonominya agar menjadi lebih kuat. Saya tidak pernah tertarik untuk jalan jalan ke Afrika. Benuanya nampak gersang. Makanan mereka tidak membangkitkan selera. Sukumawiki contohnya makanan kegemaran orang Kenya, baunya satu level dengan Kimchi. Anda akan muntah 2 kali untuk menelan makanan itu sekali. Saya tidak pernah berniat menjadi seorang anthropologist. Ogah mendatangi negara yang memiliki presiden bernama Mwai Kikabi.Tapi lantaran Benyamin orang Swahili ini selalu menghiba hiba agar Habe mendatangi Kenya, saya mulai berubah pikiran. Bagus juga rasanya mendatangi keluarga dia di sana. Menjadi eco-turis yang etnosentris.

Lalu akhirnya saya berjanji pada Benyamin yang suka keringatan untuk jalan dengan dia tahun depan.
Benyamin imigran Kenya yang telah berhasil meraih American dream. I salute you…

November 6, 2008

Habe