Tag

 Feminim adalah mahluk yang unik. Tanpa feminim evolusi akan berhenti. Setiap species akan berakhir punah.Dan semua pejantan konak dengan putus asa  terpaksa akan lebih rajin menggunakan  sabun dan tangannya di kamar mandi. Feminim adalah kehalusan dan keindahan. Hampir semua pejantan menyukai perempuan dengan beberapa kekecualian seperti Elton John atau bangsa Spartan. Oooops salah, mungkin juga bukan kekecualian. Homosexual bukan cerita baru memang. King Richard the Lion Heart dikenal menyukai sesama jenis. Begitu juga sultan Ottoman Mehmed II, dan sultan Cordoba Abd Alrahman.

Mungkin dengan alasan untuk menegaskan bahwa saya menyukai feminim dan keindahan yang membuat saya menyukai Laura. Kucing cantik ini saya adopsi dari sebuah pet store di Rainbow Boulevard 4 tahun yang lalu. Mata laura besar. Bulu halusnya bersih dan berkilauan. Saat pertama saya menyentuh kawat kandangnya, Laura datang menghampiri lalu menyentuh dan mencium dan menyenderkan badannya ke jari. Saya jatuh hati. Saya bawa kucing ningrat ini  ke rumah dan menamakan dia Laura dari Laura Bush. Yup! tidak salah lagi Laura adalah kucing republikan.

Luara sangat berbeda dengan kucing kucing lain. Dia tidak menyukai kejorokan. Budi pekertinya halus. Dia juga tidak pendengki dan pengirian seperti kucing tetangga sebelah yang bernama Lili. Laura amat pengasih dan penyayang. Ketika Jesus diboikot oleh segenap kucing rumah dan tetangga, cuma Laura yang dengan santainya berbaringan di sisi Jesus yang sedang terbaring sekarat. Mungkin inilah fitrah perempuan, perasaan dia amat sensitif. Seorang laki laki sangar sekalipun akan hilang kesangarannya berhadapan dengan perempuan yang dia cintai. Tidak heran Muhammad meminta perlindungan dan ingin diselimuti Khadija, istrinya- tiap kali dia merasa ketakutan berhadapan dengan Jibril di goa Hira sana. Seperti Khadija, Laura tidak muda lagi. Tapi dia tetap amat menarik. Dia adalah Sharon Stone di dunia perkucingan. Saya bukan ngomong mengada ada. Sebab saya lihat sendiri dengan mata kepala begitu banyak tomcat yang antri tiap magrib di pintu kaca belakang. Antri mengintip Laura dan kadang berkompetisi berserenade merayu Laura dengan meow terbaik yang mereka bisa. Laura biasanya cuek bebek belaka. Hasrat sexnya sudah hilang semenjak pet store itu mem-fixed dia. Lirikan mata Laura dengan maut membuat hati semua kucing jantan akrobatik.Untuk mengenal karakter Laura yang pas saya kira cukup dengan mendengarkan liriknya lagu dangdut " Lirikan Matamu " A Rafiq.Karya besar dari satu satunya Arab cerdas di bumi ini.

Saya memajang foto Laura di sini dengan bangga. Setelah sekian lama super koran memajang foto foto artikel yang tanpa keindahan yang bisa dinikmati. Kini Laura bersama sama dengan Linda, Sarah Palin, Erna Libby dan juga Rima tampil menyegarkan urat saraf dan mata pembaca di sini. Terutama untuk pembaca laki laki yang hari demi hari harus berjihad mengatasi insting sex mereka yang membludak. Sungguh hidup ini tanpa arti jika tanpa perempuan. Itulah sebabnya saya tidak akur dengan Al Quran. Tidak masuk akal nilai perempuan cuma 1/4 laki laki. Nilai kesaksian mereka cuma 1/2 pejantan.Begitu juga pembagian harta warisan yang selalu memenangkan para maskulin. Saya tebak Tuhan yang tidak menyukai Laura atau perempuan adalah Tuhan yang Homosex anti feminim dari agama macho yang kesemua nabinya pria semua. Agama yang diciptakan untuk kepentingan laki laki.

Melihat kelakuan Laura, saya curiga Tuhan itu sebenarnya perempuan terus terang saja..

Habe