Tag

 Goen: "Habe itu lagi Puber kedua, makanya suka nyari yang aneh-aneh,  yang lain dari Allah. Itu biasa, ntar juga kalau kejedot microwave  dari lantai 11 juga insyaf, balik lagi ke jalan yang bener.  Ciri-ciri puber kedua:
1. udah merasa banyak duit, kurang kasih sayang
2. lebih sensitif apalagi sama mojang priangan
3. sakit mata – Linda overweight dibilang cantik
4. gak bisa bedain mana Mayang mana Chesea Olivia, maklum udah rabun
5. merasa udang gak butuh pertolongan orang lain, mungkin depositonya  udah sama dengan Artalita.
salam, Goen "

Tulisan Goen di Forum Apakabar (klik)

Dari semua komentar dan email yang masuk. Salah satu yang terbaik
adalah dari si Goen di atas. Dan saya curiga saya menyukai komentar
ini lantaran saya menyukai Cina. Sangat subjektif memang, mungkin
lantaran saya pernah date dan pacaran dengan perempuan cina.Dan
mungkin lantaran juga lantaran beberapa film favorite saya selain
film Gone Baby Gone, Legend of the Falls, adalah film Hero Jet Li
dan Love,Caution  yang disutradarai Ang Lee.

Dulu begitu bersemangatnya saya dalam membela Cina. Sampai
saya pernah memprotes penggambaran bidadari surga
di surah 56: 22-24 :  " And companions with beautiful,big and lustrous eyes-like unto pearls well guarded. A reward for the deeds of their past "  pada paman saya seorang Dosen USU yang santri sebagai
bentuk diskriminasi Tuhan terhadap orang Cina. Saya bilang
bidadari yang digambarkan di ayat itu adalah bidadari timur
tengah yang matanya tidak kecil seperti si Goen. Kecuali
si Goen amat jarang memang orang Cina sejelek dia. Dan
lihat rata rata perempuan Cina berkulit kuning indah.Dan ini
fakta, cuma orang pendengki saja yang bilang Gong Li atau
Linda,mojang priangan sebagai tidak aduhai cantiknya..

Yang juga memikat Goen ini juga adalah pembelaan dia
terhadap kaum yang saya hujat. Walaupun  kaum itu sebenarnya
adalah kaum saya sendiri. Tuhan yang saya hujat bukan tuhan
dia, agama dia, kepercayaan nenek moyang dia. Lalu agak aneh
Goen yang saya kira pastilah non moslem dengan secara bersahaja
bersenandung dangdut mencari muka segenap manusia kolot yang berbau
tasbih dan wangi zaitun.Apa yang kau cari wahai fake Jackie Chen?
Dont you know that is an act of intelectual high treason? Listen
to me you dwarf Yao Ming…wung chia sia kung pao beef enak yao meaowww…
( terjemahan : anda memembuat mereka memelihara kebebalan )

Cina  bangsa dengan peradaban yang amat tinggi, yang di Olympic
setelah Amerika selalu saya support setengah mati. Yang ganteng seperti
adminstrator situs Superkoran ini- tentulah akan bersedih hati
memiliki manusia yang salah cetak seperti si Goen . Tapi biar begitu
satu Goen tidak akan menghentikan saya mencintai Cina. One moral
cowardice tidak akan merusak kultur mempesona sebelangga. Satu
komedian gagal tidak akan menghentikan sebuah panggung srimulatan
di Taman Ria Senayan sana.

Thanks China for all your chinatown. your barbecue duck over rice, your
cute eyes, your smilling budha, your balsem cap kampak, your lingling
and your momoy. But I offer my deepest regret to your braindead Goen.

Thats all folk

Habe

PS : bagi yang ingin mendiskusikan soal ketuhanan Habe,
secara singkat saya mau bilang, saya adalah seorang deist,
tuhan saya bukan tuhan theist. Tuhan saya adalah  super
natural intellegent yang berbeda dengan tuhan metaphoric
pantheist. Tuhan saya tidak ikut campur dengan urusan
manusia.Tidak menjawab doa. Tidak menyediakan neraka.
Tuhan saya ada di law of gravity, di lekukan cantik mata Linda,
di kecemburuan Goen yang dulu pernah hidup sengsara. Tuhan saya
tidak memerlukan agama dan kalaupun harus disebut agama
this is a cosmical religion bukan comical religion seperti
agama mayoritas orang di Indonesia. Tuhan saya keren dan
baik hati dan suatu saat nanti akan membantu Goen singkawang
punya martabat yang lebih menerawang ke awang awang.

Tanggapan  Goen di Forum Apakabar

Fenomena Habe ini memang unik, setelah dikomentari segala macam oleh begitu
banyak orang, ada yang nyumpahin ini dan itu, eh, malah komentar saya kalau Habe
Puber kedua menjadi perhatian yang mengganggu benak Habe.

mengapa Habe berang dibilang Puber kedua?

seandainya kalau memang tidak lagi Puber kedua, mungkin Habe akan cuek, dibilang
murtad saja cuek, eh dibilang Pbuer kedua berang, kemungkinan ini benar, Habe
Puber kedua.

lalu apa hubungannya Puber kedua dengan murtad?

Mengapa Habe Murtad?

Masalahnya bukan rusaknya hubungan Habe dengan Allah, sampai harus menggugat,
kemana cari pengadilan untuk menggugat Allah? Namun, sebenarnya, banyak orang
yang pindah dari Gereja ke Mushola, atau dari Mushola ikut Shinto. Namun tidak
ada yang sampai menggugat Allah terdahulu.

Fenomena apakah ini?

Inti dari semua ini adalah, perasaan Freedom, merasa bebas, merasa independent,
sampai tidak peduli, apakah orang lain akan berang, akan jihad, akan menyumpahi
sampai anak cucu, tidak peduli akan orang lain.

Tidak peduli apakah rejekinya selama ini dari Allah atau bukan. Peduli amat,
peduli orang lain sewot, yang penting Habe senang, sambil memandangi foto Linda
yang tentu saja overweight.

Perasaan Freedom yang kebablasan, seolah-olah semua berkah, semua rejeki itu
datang dari Bank BCA, atau dari PAM, otomatis ngocor datang ke pangkuan Habe.

Perasaan kemandirian, tidak peduli pikiran orang lain, tidak peduli pertolongan
orang lain, tidak peduli apakah orang mau mati semua, atau kena HIV AIDS semua,
tidak peduli, yang penting Habe senang memandangi foto Linda.

Rasa bebas, rasa indepedent ini menghilangkan pikiran tentang:

1. Kebaikan orang lain,
2. Pikiran positif terhadap orang lain
3. Kebenaran sejati
4. Rasa kesadaran

Maka Habe berpikir, yang penting bagaimana hartaku melimpah, tidak akan
bangkrut, tidak akan digondol maling, atau tidak akan diporotin Linda. Peduli
orang lain,

Itulah arti Gugatan Habe terhadap Allah.

Itulah mengapa habe murtad.

salam,
Goen