Dari mana asal kata “wanita” itu, tak seorangpun bisa menerangkannya secara meyakinkan, ada beberapa yg telah berusaha menjelujuri asal usul kata itu, tetapi belum ada satupun yg secara ilmiah dapat dipertanggung jawabkan. Saya lebih condong , asal kata “wanita”  adalah dari kata “juanita” ( baca : huanita), satu kata bahasa Spanyol. yg sebenarnya adalah nama wanita  ( dari JuanaàJuanita), dan dlm bahasa sehari2 sudah diidentikkan  dg kata “muher” (= wanita).

Kata “wanita” lebih mempunyai nuansa arti yg lebih  menghormati, lebih halus dan sopan jika dibandingkan kata “perempuan”.Dan kata “wanita “ adalah chusus dipakai untuk gender feminin dari manusia., tak pernah ada sebutan ayam,kera atau kuda wanita , yg ada ayam,kera,kuda perempuan atau betina.

Begitu juga kata “pria” hanya dipakai untuk machluk manusia.

Sayang, kata “wanita” ini dijaman orba telah perlahan2 diganti dg kata “perempuan”, yg sebenarnya boleh dikata agak kasar didengar telinga.

Patut dijadikan obyek pertanyaan: Dengan maksud apa para pakar bahasa Indonesia jaman orba mengganti perkataan “wanita” dengan “perempuan” ?

 
Mendengar  kata “wanita” maka terpaculah ingatanku akan lagu indah yg diciptakan Ismail Marzuki , salah satu komponis lagu2 Indonesia, baik yg jenis populer maupun  yg “seriosa” (berirama klasik, balada atau bahkan beriramakan aria suatu opera).
Memang pada saat itu, achir tahun2 50-an  sampai pertengahan 60-an ,lagu2 Indonesia sangat tinggi mutunya, baik irama(melodi) maupun syair2nya.yg sangat jarang didapatkan pada waktu periode orba (pasca 1965) sampai sekarang ini.

Banyak komponis2 dan dirigen2, yg lagu2 dan orkestra mereka berdengung dan mengalun  indah setiap hari di gelombang2  pemancar RRI  disetiap kota atau daerah, diantaranya komponis2 Ismail Marzuki, Iskandar, Cornel Simanjuntak (lagu2 perjuangan),Syaiful Bahri dll., dg volkalis2  yg bersuara emas:  Bing Slamet,Sam Saimun,Ade Ticoalu, Diah Iskandar,Ping Astono,Ratna,Mien Sondakh dll,dll.

Sayang, tradisi lagu2 indah, baik melodi maupun lyriknya ini, boleh dikata sekarang ini telah hilang musna ditelan gelombang lagu2 cengeng dg text/lyrik yg murahan dan menjemuikan , ditambah irama2 import dari India dan Arab yg dinamakan irama dangdut dg syair  yg bermutu rendah alias kodian.

 

Kembali ke wanita, lagu yg sangat terkenal saat itu mengenai wanita adalah lagu “ Sabda Alam” ciptaan Ismail Marzuki, yg syairnya sbb:

 

–         Diciptakan alam pria dan wanita
–         Dua machluk jaya asuhan dewata
–         Ditakdirkan bahwa pria berkuasa
–         Adapun wanita lemah lembut manja

–         Wanita dijajah pria sejak dulu
–         Dijadikan perhiasan sangkar madu
–         Namun ada kala pria tak berdaya…..
–         Tekuk lutut disudut kerling wanita…..
 
Indah bukan ?

Yg terang Ismail Marzuki telah mengungkapkan secara genial pemikirannya dan kesimpulannya tentang wanita didalam syair yg sangat pendek, padat, penuh humor dg protes yg tersembunyi tentang kesewenang2an pria sejak dulu terhadap wanita dan diachiri dg kemunafikan pria yg  bisa menjadi pahlawan bakiak dibawah kaki wanita…….

Memang benar Ismail Marzuki, sejak dulu kala, terutama jaman feodal sedang berkecamuk didunia, wanita merupakan manusia kelas dua, baik di timur maupun Eropa. Perdagangan  wanita adalah lazim saat itu, tugas  kerja wanita adalah : melahirkan, pekerjaan rumah tangga, mengurus anak2 . Soal2 yg bersangkutan dg  urusan ekonomi, politik , sosial dan pendidikan diluar lingkaran keluarga adalah urusan pria.. Bukan hanya itu saja, agamapun saat itu sangat mendiskriminasikan wanita, tak pandang bulu agama apapun.  Sisa2 diskriminasi itu sampai sekarang masih terdapat dimana2,. Di Eropapun , baru abad ke 20 ini persamaan hak2 wanita thd pria mengalami kemajuan pesat. Misalnya , hak memilih wanita di Swiss baru disyahkan pada tgl 7 Februari 1971 !

Tak terhitung banyaknya diskriminasi yg harus dialami dan ditanggung kaum wanita sampai keabad ke 20 itu, kita tentu pernah mendengar tentang wanita2 di Tiongkok dahulu (terutama dikalangan feodal), dimana kaki2 mereka sejak kecil dibungkus kain sehingga pertumbuhan kaki terhalang dan tetap kecil, yg akan mempersulit wanita saat itu untuk berjalan.

Di Jawa wanita harus dipingit, sampai dia kawin dg laki2 yg biasanya dia sendiri tidak pernah mengenal  calon suaminya itu, para penguasa ( dg sendirinya laki2) berhak memiliki isteri2 dan selir, tak perduli beda umur sampai 40-50 tahun dg isteri barunya.

Kawin paksa ini sampai sekarang masih berlaku di Iran,Pakistan , Afghanistan dll.

Poligami adalah salah satu bentuk diskriminasi thd wanita, juga larangan wanita menjadi pastur katholik merupakan diskriminasi thd wanita yg sedang hangat diperdebatkan di barat, terutama oleh profesor theologi  Prof. Hans Kueng .

Didunia islam sendiri banyak penentang2 poligami dan pemaksaan memakai jilbab, misalnya di Turki yg dipelopori oleh Mustafa Kemal Attatuerk permulaan abad ke 20.

Kecuali ditempat dimana sistem matriarchat berlaku (misalnya disuku bangsa Minangkabau), maka wanita mempunyai hak yg  lebih atau paling sedikit sama dg kaum pria.

Yg dipertanyakan adalah, apakah benar secara alamiah wanita itu lebih “rendah” atau lebih inferior dibanding dg pria ?

Pria  adalah wanita yg bercacat (defective) !
 

Saya sebagai laki2 secara ilmiah sangat kagum akan wanita , gender manusia yg serba unggul dibanding laki2.

Wanita dan laki2  dari luar dibedakan dg ciri2  chas physiologis dan psychologis, dari sifat2 jasmani dan rochaninya.

Secara umum,wanita (yg normal) tidak berjambang dan berjenggot, tulang2nya lebih kecil d.p. tulang laki2, kulitnya lebih halus, badannya semampai, lebih hati2 , lebih cermat(teliti), lebih manusiawi  dari laki2, dll.

Wanita mempunyai  daya ingat jauh lebih kuat d/p laki2, mereka mempunyai umur rata2 lebih panjang d/p laki2, mereka lebih manusiawi d/p laki2, mereka lebih tahan akan serangan penyakit d/p laki2.Wanita adalah jenis manusia yg bisa mengadung dan melahirkan keturunan,mendidik keturunan . – – perkecualian didunia fauna : kuda laut (sejenis ikan kecil  yg menyerupai kuda) yg laki2lah yg mengandung telur dan menetaskan  larva2nya didalam kantong perutnya , walaupun telurnya tetap dihasilkan oleh kuda laut perempuan.

Ya, masih banyak lagi sifat2 wanita  yg lebih unggul d/p sifat laki2.

Tapi mengapa wanita sejak dulu kala dianggap lebih rendah atau paling sedikit dianggap tidak sejajar dg laki2 ?   Padahal bukti2 nyata telah ditemukan bhw. wanita adalah machluk/ manusia  yg lebih sempurna d/p machluk laki2 ?

Dari “dalam” wanita dan laki2 dibedakan dg . kelainan yg ada di pasangan Chromosom ( disingkat Chr) manusia yg  no. 23, dimana pasangan chromosom wanita no. 23 itu berbentuk XX sedangkan  kepunyaan laki2 berbentuk XY.

Pasangan2 Chr. XX dan XY ini yg  menentukan pembentukan/pembuatan beserta pengaturan hormon2 dibadan manusia.

Pasangan Chr. XX  mengatur dominasi hormon2 pembentuk ciri2 wanita (Progesteron , Ostrogen dll) thd hormon2 pembentuk ciri2 laki2 (Testosteron , Androgen dll) didalam badan seorang wanita ( sampai sekarang masih banyak lagi ditemukan hormon2 penentu itu)..

Sebaliknya, pasangan Chr. XY mengatur dominasi  Testoteron, Androgen dll didalam badan laki2.

Dilihat dari bentuknya saja  Chr. X ( dg 2 kaki) ini  lebih lengkap dari Chr. Y  (hanya 1 kaki)., dan memang kenyataannya, Chr. X ini mengandung gen2 yg lebih banyak  dari Chr. Y, yg pada gilirannya  Chr X ini  memberikan sifat2 pada wanita yg  lebih unggul yg tidak dipunyai  oleh  laki2, karena lebih banyak gen berarti  lebih banyak informasi2 genetika yg ada..

Telah terbukti juga bhw. umur rata2 wanita lebih panjang d.p. umur rata2 pria.

Umur yg dpt diharapkan untuk laki2 adalah 74 tahun, sedangkan umur yg diharpkan untuk wanita adalah 80 tahun.

Bahkan ahli2 genetika Bruce Lahn dan David Page dari Univ. Chicago , dg metode analisa genetika modern  telah bisa  membuktikan, bhw keberadaan Ch. X didunia itu sudah lebih lama dibanding Chr. Y. Apakah dg begitu bisa ditarik kesimpulan, bhw  keberadaan wanita itu sudah lebih lama dari laki2 ? Dipandang dari teori evolusi tentu saja tidak demikian. Fakta itu  hanya menunjukkan bhw binatang menjusui yg menurunkan machluk manusia jenis perempuan itu lebih tua dari yg laki2 ( bentuk2 pasangan Chr. XX dan XY ini ada di binatang menjusui dan beberapa macam serangga dan ikan).

 Pada saat itu pihak gereja segera menyambut penemuan itu dg pernyataan, bhw tak perlu dipersoalkan, siapakah yg lebih dulu diciptakan Tuhan, pria atau laki2 , Adam atau Eva, yg penting ke-dua2nya adalah ciptaan Tuhan.

Yg menarik adalah fakta2, bhw manusia jenis wanita itu sebetulnya lebih sempurna dari laki2, laki2 adalah hanya  manusia wanita yg defekt (rusak).saja , yg satu chromosomnya rusak (mengkeret) satu kakinya (Chr.Y) !

Kalau begitu, mengapa laki2 lebih kuat tulang2 dan ototnya dari perempuan ?Mungkin hal itu disebabkan karena laki2 telah ditentukan  berada sebagai pekerja2 yg melakukan pekerjaan2 kasar / berat dibawah pimpinan wanita yg secara genetik lebih unggul dari laki2 ?

Sebetulnya,menurut kemauan alam, wanitalah yg  seharusnya menjadi penguasa dimasyarakat manusia, bukan pria !