Sekalipun cuma imajinatif ("jika") tetapi dasar-dasar yang dipakai Trotsky untuk menyusun imajinasinya ini memang ada, nyata. Sehingga kalau Uni Soviet tidak buru-buru digembosi bisa-bisa imajinasi Trotsky jadi kenyataan.

Karena cuma imajinatif, tentu saja ada melesetnya.
Lihat, Trotsky membayangkan sebuah Soviet Amerika yang
akan menjadi magnet bagi seluruh dunia (sebagaimana
berjangkitnya demam Hollywoodism), khususnya bagi
dunia Barat dan terutama tetangga-tetangga terdekatnya
di Amerika Latin. Tetapi seiring berjalannya waktu,
sejarah justru menulis bahwa Amerika Latinlah yang
kini siap menelan Amerika Serikat 🙂

Juga, bukan Ratu Inggris yang kalangkabut, melainkan
Raja Spanyol yang tahun lalu bersafari ke bekas
tanah-tanah jajahannya di Amerika Latin dan kena
sentil Chavez & Morales.

Maklum, ini hayalan Trotsky 73 tahun yang lalu.

Nah, melihat perkembangan mutakhir dewasa ini mestinya
orang tidak lagi meributkan kapitalism vs komunis /
sosialism. Mengaku-aku sebagai pendukung-totok
kapitalism atau sebaliknya, hanyalah merendahkan
derajat kemanusiaannya sendiri. Hanya memelihara sifat
hewani untuk saling terkam dan prinsip maykeljeksonism
untuk hidup steril. Istilah tepatnya, kekanak-kanakan!
(dengan tanda seru).

Ya, kekanak-kanakan. Sebab kalau betul dewasa tentu
bisa menyadari bahwa sifat-sifat kapitalism &
sosialism itu sama seperti sifat-sifat lain dalam diri
manusia, setiap orang. Dua-duanya, kapitalism &
sosialism, ada di setiap orang.

Persoalannya tinggal bagaimana si manusia
mengendalikan keduanya (juga sifat-sifat lainnya)
untuk tetap seimbang. Kadang lebih-lebih dikit atau
kurang-klurang dikit ya jamaklah. Namanya juga
manusia, bukan robot.

Menjaga keseimbangan itulah yang paling utama.
Bersikap "biasa-biasa" saja. Tidak perlu kagetan
apalagi norak.

Sampai sini kita semua boleh berdecak bareng sambil
keplok tangan mengagumi manusia Deng (juga pemimpin
Viet Nam) yang cukup dewasa untuk memelihara anjing &
kucing dalam satu kandang.

Sampai sini kita juga boleh belajar mengerti komentar
Soekarno sepulang dari AS (April 1961) tentang
kunjungannya ke Kuba dan AS yang menambah keyakinan
bahwa "kita (Indonesia) sudah berada pada rel yang
benar!"

Maksudnya, bukan saja tidak berdiri di atas kaki Blok
Barat atau Blok Timur, alias nebeng hidup, tetapi
bahkan memberi kesempatan hidup bagi berbagai ideologi
yang ada di Indonesia.

Dengan demikian, jelas bahwa sudah terlalu lama
Indonesia tidak dipimpin manusia (yang berpikiran)
dewasa.

Jika Amerika Menjalankan Komunisme
dari Leon Trotsky

Jika Amerika menjadi komunis sebagai akibat dari
kesulitan-kesulitan dan persoalan-persoalan yang tidak
dapat diselesaikan oleh rezim sosial kapitalis,
masyarakat Amerika akan menemukan bahwa komunisme,
jauh dari sebuah sistem tirani birokratik dan
pengawasan individual yang tak tertahan, akan membawa
kebebasan individual yang lebih besar dan kemakmuran
umum.

Pada saat ini kebanyakan orang Amerika memandang
komunisme hanya berdasarkan pengalaman di Uni Soviet.
Mereka takut kalau-kalau sistem soviet di Amerika juga
akan membuahkan hasil yang sama seperti yang terjadi
di masyarakat yang terbelakang secara budaya di Uni
Soviet itu. Mereka takut kalau-kalau komunisme akan
berusaha untuk menempatkan mereka di tempat tidur
procustes, dan mereka menunjukkan pada si konservatif
bangsa-bangsa keturunan Inggeris sebagai sebuah
rintangan yang tidak dapat ditembus bahkan untuk
sebuah reformasi yang diinginkan. Mereka berpendapat
bahwa Inggris Raya dan Jepang akan melakukan
intervensi militer terhadap rakyat Amerika (jika jadi
komunis). Mereka merasa ngeri kalau-kalau warga-warga
Amerika akan diperintah dalam kebiasaan mereka
berdandan dan berdiet, dipaksa untuk hidup dalam
antrian ransum kelaparan, dipaksa untuk membaca
propaganda tiruan resmi di koran-koran, dipaksa untuk
megiyakan begitu saja keputusan-keputusan yang diambil
tanpa partisipasi aktif mereka, atau diwajibkan untuk
menahan pikiran mereka untuk diri mereka sendiri dan
dengan keras berteriak memuji pemimpin soviet di depan
umum, karena takut akan penjara atau pembuangan.

Mereka takut akan inflasi moneter dan tirani
birokratik yang tak tertahan dalam mengusahakan
kebutuhan hidup mereka. Mereka takut akan tidak
berjiwanya seni dan ilmu pengetahuan, sebagaimana
baiknya kehidupan keseharian mereka. Mereka takut
bahwa seluruh spontanitas politik dan kemerdekaan pers
akan dihancurkan oleh kediktatoran birokrasi yang maha
kuat. Dan mereka merasa ngeri dengan pemikiran tentang
pemaksaan untuk masuk kedalam filosofi dan disiplin
sosial serta kefasihan Marxisme yang tidak mereka
pahami. Pendek kata, mereka takut kalau-kalau rakyat
Amerika akan menghayati kondisi yang sama seperti
konon menjadi nasib Rusia sendiri.

Padahal, sistem soviet di Amerika akan jauh berbeda
dengan pemerintahan Soviet Rusia sebagaimana juga
presiden Roosevelt jauh berbeda dengan kekaisaran
Rusia Tsar Nikolas II. Komunisme memang hanya dapat
hadir di Amerika melalui revolusi, sebaimana halnya
kemerdekaan dan demokrasi di Amerika yang juga hasil
revolusi. Temperamen Amerika sangat energik dan kasar,
sehingga warga-warga Amerika pasti akan
menjungkirbalikkan masyarakat mereka sebelum komunisme
benar-benar mapan. Orang-orang Amerika lebih merupakan
penggemar dan olahragawan daripada ahli spesialis atau
negarawan, jadi agak bertentangan dengan tradisi
Amerika kalau kita melakukan perubahan besar tanpa
saling berhantam dulu.

Namun revolusi komunis Amerika akan berdampak sangat
kecil dibandingkan dengan revolusi Bolshevik di Rusia,
dilihat dalam konteks kekayaan dan populasi Amerika.
Hal itu disebabkan karena dalam sebuah perang sipil
revolusioner, yang akan menjadi pejuang bukanlah orang
dari golongan elit — kaum 5-10% yang memiliki 90%
dari kekayaan. Golongan kecil ini harus merekrut
pejuang kontra-revolusioner dari lapisan bawah kelas
menengah. Dan unsur-unsur itu bisa juga ditarik untuk
mendukung pihak revolusioner.

Semua orang yang berada di bawah level itu telah siap
secara ekonomi untuk komunisme. Depresi telah menyiksa
kelas buruh Amerika dan memberikan pukulan
menghancurkan pada para petani (yang sudah sebelum
depresi terluka oleh kemunduran bidang pertanian
selama dekade pasca perang). Tidak ada alasan untuk
golongan-golongan itu melakukan perlawanan yang teguh
pada revolusi; mereka tidak akan merugi, asal saja
para pemimpin revolusioner mengambil sikap yang
bijaksana dan moderat terhadap mereka.

Siapa lagi yang akan melawan komunisme? Segelintir
jutawan dan multijutawan? Kaum Mellon, Morgan, Ford
dan Rockefeller? Perlawan mereka akan segera berhenti
saat mereka tidak lagi menemukan orang lain yang mau
berjuang untuk mereka.

Pemerintahan Soviet Amerika akan mengambil-alih
posisi-posisi penting dalam sistem bisnis kalian,
bank-bank, industri-industri kunci serta sistem
komunikasi dan transportasi. Kemudian pemerintah itu
akan memberikan sebuah kesempatan dalam waktu yang
cukup lama bagi para petani, pedagang kecil dan
kelompok bisnis kecil kalian, untuk memikirkan
bagaimana industri-industri yang telah dinasionalisasi
sedang berjalan. Disinilah tempat dimana Pemerintahan
Soviet Amerika dapat menghasilkan mukjizat yang
sebenarnya. Sistem "teknokrasi" hanya dapat
betul-betul terwujudkan dibawah komunisme, di saat
hak-hak pemilikan pribadi dan keuntungan pribadi
dihilangkan dari sistem industri. Proposal-proposal
yang paling berani dari komisi Hoover tentang
pengaturan dan rasionalisasi ekonomi akan kelihatan
kekanak-kanakan jika dibandingkan dengan
kemungkinan-kemungkinan baru yang dikemukakan oleh
komunisme Amerika. Industri nasional akan diorganisir
menurut model alat-alat pengantar di dalam sistem
produksi modern di pabrik-pabrik otomotif. Perencanaan
ilmiah dapat diambil dari pabrik-pabrik individu untuk
diterapkan dalam sistem ekonomi secara keseluruhan.
Hasilnya akan sangat menakjubkan.

Biaya produksi akan dikurangi hingga 20% (atau kurang)
dari yang ada saat ini. Hal ini dalam gilirannya, akan
sangat cepat meningkatkan daya beli para petani.
Pemerintahan Soviet memang akan mewujudkan perusahaan
pertanian raksasa, sebagai "sekolah" untuk
kolektivisasi sukarela. Para petani dengan mudah akan
dapat menghitung yang mana yang lebih menguntungkan
bagi mereka secara pribadi: tetap terisolasi atau
bergabung dalam rantai usaha bersama.

Metode yang sama akan digunakan untuk menarik bisnis
kecil untuk bergabung dalam organisasi industri
nasional. Dengan kontrol rakyat bagi bahan-bahan
mentah, kredit serta quota-quota permintaan,
industri-industri sekunder ini akan dapat
dipertahankan dengan menjadwal kembali
hutang-hutangnya sampai mereka akan bergabung secara
berangsur-angsur tanpa paksaan dan tekanan dalam
sistem industri yang telah menjadi sosialis. Tanpa
paksaan! Pemerintahan Soviet Amerika tidak akan perlu
mengambil jalan yang drastis seperti kami orang Rusia.

Di Amerika, melalui periklanan dan publikasi yang
ilmiah, kalian memiliki cara untuk mendapatkan
dukungan dari kelas menengah yang tak terjangkau oleh
para soviet Rusia yang terbelakang, dimana sebagian
besar terdiri dari kaum tani yang miskin dan
butahuruf. Selain perlengkapan teknis dan kemakmuran
kalian, hal ini merupakan aset yang paling besar bagi
revolusi komunis yang akan tiba. Revolusi kalian akan
berjalan jauh lebih lancar dibandingkan dengan kami;
tidak akan memboroskan tenaga dan sumber daya dalam
konflik sosial yang sekunder setelah masalah-masalah
pokok sudah diselesaikan, sehingga kalian akan
melangkah maju dengan jauh lebih cepat.

Bahkan intensitas sentimen dan ketaatan beragama di
Amerika tidak akan merupakankan sebuah hambatan bagi
revolusi. Dari sudut pandangan soviet, tidak ada rem
psikologis yang mampu menahan tekanan krisis sosial.
Hal ini telah dibuktikan lebih dari sekali di dalam
sejarah. Disamping itu, jangan sampai dilupakan bahwa
Kitab Injil sendiripun memuat "aphorisme" yang sangat
meledak-ledak.

Untuk menangani para lawan revolusi yang berjumlah
kecil, kita bisa mengandalkan kecerdasan warga-warga
Amerika. Boleh jadi kalian akan mengirim para jutawan
yang belum kapok kepada sebuah pulau indah, untuk
bermukim secara gratis seumur hidup, dimana mereka
dapat berbuat apa saja sekehendak mereka. Anda dapat
melakukan hal ini dengan aman, karena tidak perlu
menkhawatirkan intervensi dari luar. Jepang, Inggris
Raya dan negara pilar lainnya yang pernah melakukan
intervensi di Rusia, akan harus pasrah di hadapan
kekuatan masyarakat komunis Amerika. Padahal,
kemenangan komunis di Amerika — benteng kapitalisme
— akan menyebabkan komunisme menyebar ke negara
lain. Jepang kemungkinan akan bergabung dalam barisan
komunis, bahkan sebelum Amerika. Begitu juga dengan
Inggris Raya.

Bagaimanapun juga, adalah sebuah ide gila untuk
mengirimkan armada Sang Raja Britannia melawan
Pemerintahan Soviet Amerika, bahkan sebagai serangan
kilat di daerah selatan benua itu, yang bersifat lebih
konservatif. Serangan semacam itu akan sia-sia, dan
tidak bisa melampaui sebuah petualangan picisan. Dalam
kurun waktu beberapa minggu atau bulan setelah
berdirinya soviet-soviet Amerika, persatuan
negara-negara seluruh Belahan Bumi Barat
(Pan-Americanism) akan terrealisasi.

Pemerintah-pemerintah di Amerika Latin akan bergabung
dalam federasi anda seperti layaknya magnet yang
berhadapan dengan besi. Begitu juga dengan Kanada.
Gerakan-gerakan rakyat di negara-negara ini akan
menjadi begitu kuat sampai proses persatuan bisa
dijalankan dalam waktu yang singkat, dan dengan biaya
yang murah. Saya siap untuk bertaruh, bahwa saat
perayaan pertama berdirinya Pemerintahan Soviet
Amerika akan ditemukan bahwa Belahan Bumi Barat akan
bertransformasi menjadi sebuah federasi Soviet Amerika
bagian Utara, Amerika Tengah dan Selatan dengan
ibukota di Panama. Maka untuk pertama kalinya Doktrin
Monroe akan berarti secara komplit dan positif di
dunia, sekalipun tidak seperti yang diharapkan oleh
penulisnya.

Meski kaum konservatif yang kuno dan kolot suka
mengeluh, Presiden Roosevelt tidak sedang menyiapkan
transformasi Soviet. Program-program National Recovery
Administration (NRA) memiliki tujuan, bukan untuk
menghancurkan, tapi justeru untuk memperkuat
fondasi-fondasi kapitalisme Amerika dengan mengatasi
kesulitan-kesulitan bisnis. Bukan Blue Eagle (Rajawali
Biru – Lambang NRA) yang akan membawa komunisme ke
Amerika, melainkan kesulitan-kesulitan yang tidak
dapat diatasi oleh si Blue Eagle itu.

Profesor-profesor radikal dan cerdas yang menasihati
Presiden bukanlah orang revolusioner; hanya orang
konservatif yang takut. Sang President itu sama sekali
tidak menyukai "sistem-sistem". Sedangkan sebuah
pemerintahan soviet merupakan sebuah sistem raksasa.
Orang-orang biasa juga tidak menyukai sistem-sistem
umum. Sehingga menjadi tugas para negarawan komunis
untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat
mengantarkan orang-orang biasa hal-hal konkret yang
mereka butuhkan dan inginkan; makanannya, rokok,
hiburan, kebebasan untuk memilih dasi yang mereka
inginkan, rumahnya dan mobilnya. Di Amerika Soviet,
hal-hal ini dapat disediakan dengan mudah.

Banyak orang Amerika yang telah salah pengertian
melihat kenyataan yang ada di USSR, dimana kami harus
membangun seluruh industri dasar baru dari
keterpurukannya. Hal tersebut tidak mungkin terjadi di
Amerika, dimana areal pertanian kalian dan produksi
industri sudah harus dikurangi [karena depresi
ekonomi]. Sebenarnya, peralatan yang berteknologi
tinggi telah dilumpuhkan oleh krisis dan benar-benar
perlu dipergunakan kembali. Peningkatan konsumsi
rakyat dapat menjadi titik awal kebangkitan ekonomi
kalian.

Kalian telah jauh lebih siap untuk melakukan hal ini
dibandingkan negara lain. Tidak ada tempat lain di
mana penelitian sudah dilakukan mengenai pencapaian
pasar lokal dengan intensitas seperti di Amerika. Hal
itu telah dilakukan oleh bank-bank, bursa saham,
bisnis perseorangan, para saudagar dan pedagang
keliling serta para petani, sebagai praktek bisnis
mereka.

Pemerintahan Soviet hanya perlu melarang semua rahasia
dagang, dan akan menggabungkan seluruh pencapaian
setiap riset (yang dulu dilakukan untuk keuntungan
perseorangan) menjadi sebuah sistem ilmiah bagi
perencanaan ekonomi. Dalam hal ini pemerintah kalian
akan dibantu oleh adanya banyak konsumen yang kritis
dan berkebudayaan. Dengan menyatukan seluruh industri
kunci yang telah dinasionalisasi, bisnis pribadi dan
kooperasi demokratik bagi para konsumen, kalian akan
dengan cepat membangun sebuah sistem yang sangat
fleksibel untuk melayani kebutuhan-kebutuhan rakyat.

Sistem ini tidak akan dimotori oleh birokrasi atau
polisi melainkan oleh uang. "Dolar Yang Mahakuasa"
akan berfungsi sebagai bagian yang sangat prinsipil
dalam berjalannya sistem Soviet baru. Adalah kesalahan
besar untuk mencoba menggabungkan sebuah ekonomi
terencana dengan mata uang yang dipatok. Mata uang
harus berfungsi sebagai pengatur untuk menghitung
keberhasilan atau kegagalan perencanaan ekonomi.

Profesor-profesor kalian yang radikal benar-benar
keliru dalam keyakinan mereka untuk mengatur uang. Ini
adalah sebuah ide akademis yang bisa saja
menenggelamkan sistem produksi dan distribusi kalian.
Hal ini adalah pelajaran berharga yang dapat diambil
dari USSR, dimana sebuah keharusan yang pahit telah
dikonversikan menjadi dogma resmi di bidang moneter.
Disana, tidak hadirnya sebuah mata uang stabil
berdasarkan emas adalah salah satu penyebab utama dari
kesulitan dan bencana ekonomi kami. Adalah tidak
mungkin untuk mengatur gaji, harga dan kualitas tanpa
sebuah sistem moneter yang sehat. Sebuah
ketidakstabilan rubel didalam sistem Soviet kelihatan
seperti mempunyai bentuk yang berganti-ganti pada
sebuah ban berjalan di pabrik-pabrik. Hal itu tidak
akan berfungsi.

Hanya pada saat sosialisme berhasil mengganti uang
dengan kontrol administratif, kita bisa meninggalkan
sebuah mata uang stabil berdasarkan emas. Kemudian
uang akan menjadi sobekan kertas biasa, seperti tiket
kereta atau karcis bioskop. Makin sosialisme
berkembang maju, makin sobekan-sobekan ini juga akan
menghilang. Dan kontrol terhadap konsumsi individu –
apakah itu dengan uang atau dengan administrasi —
tidak lagi dibutuhkan karena ada lebih dari cukup
semua hal untuk semua orang.

Saat itu belum datang, walaupun Amerika pasti akan
mencapai hal tersebut sebelum negara-negara lain.
Sebelum itu, satu-satunya jalan untuk mencapai sebuah
perkembangan semacam ini adalah dengan menjaga
seperangkat regulasi efektif untuk sistem
perekonomian. Padahal, selama tahun-tahun pertama dari
ekonomi terencana, sebuah mata uang yang stabil bahkan
lebih dibutuhkan dibandingkan dalam kapitalisme gaya
lama. Sang Profesor yang mengatur unit moneter dengan
tujuan untuk mengatur keseluruhan sistem bisnis,
kelihatan seperti seseorang yang mencoba untuk
menggerakkan kedua kakinya dari tanah dalam waktu yang
bersamaan.

Pemerintahan Soviet Amerika akan memiliki banyak
pemasukan dari emas, cukup besar untuk menstabilkan
dolar — sebuah aset tak ternilai. Di Rusia, kami
telah memperluas peralatan industri kami hampir 20
hingga 30% pertahun; tapi -disebabkan oleh rubel yang
lemah — kami belum bisa mendistribusikan peningkatan
ini secara efektif. Sebagian dari hal ini disebabkan
oleh karena kami memperbolehkan birokrasi kami untuk
menentukan sistem moneter secara sepihak. Kalian akan
melepaskan diri dari kesalahan ini. Sebagai hasilnya,
kalian akan melebihi kami dalam peningkatan produksi
dan distribusi, yang akan menyebabkan kemajuan yang
pesat dalam kenyamanan dan kesejahteraan rakyat.

Dalam semua hal ini, kalian tidak perlu meniru
standarisasi produksi yang diperlukan bagi massa
konsumen kami yang sengsara. Kami telah mengambil alih
dari kekaisaran Rusia sebuah warisan kemelaratan,
sebuah kaum tani yang secara budaya terbelakang dengan
standar kehidupan yang rendah. Kami harus membangun
pabrik-pabrik dan dam-dam atas biaya dari para
konsumen. Kami memiliki inflasi moneter yang
berkelanjutan dan sebuah birokrasi yang mengerikan.

Pemerintahan Soviet Amerika tidak harus meniru metode
birokrasi kami. Di Rusia, tidak mencukupinya
persediaan kebutuhan pokok telah menyebabkan kami
semua ramai-ramai bersaing untuk mendapatkan selembar
roti atau sehelai kain. Dalam kemelut ini, birokrasi
tampil sebagai konsiliator, sebagai seperangkat
pengadilan yang sangat kuat. Kalian, dilain pihak,
sudah lebih sejahtera sehingga tidak akan mengalami
kesulitan dalam mensuplai seluruh rakyat dengan semua
kebutuhan hidup. Lebih jauh, kebutuhan, cita rasa dan
kebiasaan tidak akan pernah mengijinkan birokrasi
membagi pendapatan nasional. Sebaliknya, saat kalian
mengorganisir masyarakat untuk menghasilkan kebutuhan
hidup manusia, dan bukan untuk profit swasta, seluruh
populasi kalian akan mengelompokkan dirinya dalam
kelompok baru yang saling interaksi dan mencegah
munculnya sebuah birokrasi yang angkuh.

Maka kalian dapat menghindari tumbuh dan berkembangnya
birokratisme dengan praktek-praktek Soviet, yaitu
praktek-praktek demokrasi — tipe pemerintahan yang
paling fleksibel yang sudah berkembang. Organisasi
pemerintahan ala Soviet tidak dapat mencapai
kemujizatan, tetapi harus merefleksikan kehendak
rakyat secara langsung. Di negeri kami, soviet-soviet
telah dibirokratiskan, sebagai hasil monopoli sebuah
partai tunggal, yang kemudian berkembang menjadi
sebuah birokrasi. Situasi ini dihasilkan oleh
kesulitan-kesulitan kepeloporan sosialis di sebuah
negara yang miskin dan terbelakang.

Soviet-soviet Amerika akan bersemangat dan kuat, tanpa
keperluan atau kesempatan untuk menerapkan
kebijakan-kebijakan seperti yang dilakukan di Rusia.
Para kapitalis yang belum juga kapok, tentu saja
menemukan tiadanya tempat untuk mereka dalam orde yang
baru ini. Sulit untuk membayangkan si Henry Ford
sebagai pimpinan soviet di kota Detroit.

Meskipun begitu, perjuangan-perjuangan yang luas
antara kepentingan-kepentingan, kelompok-kelompok dan
ide-ide tidak hanya sekedar dapat dibayangkan —
bahkan hal ini tidak dapat dielakan. Rencana
pembangungan satu tahun, lima tahun dan sepuluh tahun;
perencanaan pendidikan nasional; konstruksi
jalur-jalur baru untuk angkutan umum; transformasi
pertanian; program peningkatan teknologi dan peralatan
kultural untuk Amerika Latin; sebuah program untuk
telekomunikasi melalui stratosfeer; genetika — semua
hal ini akan memunculkan kontroversi, pergolakan yang
ketat dalam pemilihan, serta debat yang bergairah di
koran-koran dan dalam pertemuan-pertemuan publik.

Pemerintahan Soviet Amerika tidak akan meniru monopoli
pers oleh pejabat-pejabat tinggi soviet Rusia. Walau
Pemerintahan Soviet Amerika akan menasionalisasikan
seluruh percetakan, pabrik pengolahan kertas dan
pengelolaan distribusi, hal ini merupakan sebuah
kebijakan yang sama sekali negatif. Kebijakan ini
hanya berarti bahwa para pemilik modal swasta tidak
lagi boleh menentukan jenis publikasi macam apa yang
bisa didirikan, apakah progresif atau reaksioner;
puritan atau pornografi. Pemerintahan Soviet Amerika
harus menentukan solusi baru untuk persoalan bagaimana
kekuatan pers harus difungsikan dalam rezim sosialis.
Hal ini barangkali akan berjalan melalui representasi
proposional, menurut jumlah suara yang di didapat oleh
setiap kelompok dalam pemilihan. Sehingga hak setiap
kelompok untuk mempergunakan media pers akan
tergantung pada kekuatan numeriknya – dan prinsip yang
sama juga akan dipergunakan untuk menentukan kegunaan
ruang pertemuan masyarakat, penetapan waktu mengudara
dan selanjutnya.

Dengan demikian, pengelolaan dan kebijakan publikasi
tidak akan ditentukan oleh kemampuan ekonomi para
kapitalis swasta, melainkan oleh ide-ide masing-masing
kelompok. Sistem ini mungkin kurang memperhatikan
sejumlah kelompok yang masih kecil tapi yang
pikirannya penting. Namun itu hanya berarti, bahwa
setiap setiap ide baru harus berjuang untuk menarik
perhatian masyarakat — seperti selalu terjadi dalam
sejarah sampai kini.

Pemerintahan Soviet Amerika yang kaya dapat menyisakan
dana yang cukup besar untuk riset, penemuan dan
eksperimen di setiap lapangan. Kalian tidak akan lalai
dengan kaum arsitek yang berani; para pemahat dan
penyair non konvensional; atau para filsuf orisinal.
Dalam kenyataannya, Amerika Soviet di masa depan akan
membimbing negeri-negeri Eropa di dalam setiap
lapangan dimana Eropa sampai saat ini masih menjadi
guru. Orang-orang Eropa kurang memahami tentang
potensi teknologi untuk mempengaruhi takdir manusia,
dan mereka telah sok memperolok-olokkan serta
memandang rendah "cara-cara Amerika", terutama sejak
terjadinya krisis ekonomi. Namun "cara Amerika"
menandai garis perbatasan yang jelas antara zaman
tengah dan dunia modern.

Sampai saat ini penaklukan alam Amerika telah terjadi
dengan sangat kasar dan dengan kegairahan, sehingga
warga-warga Amerika kekurangan waktu untuk
memodernisasikan filsafat-filsafat atau mengembangkan
bentuk-bentuk seni sendiri. Oleh karena itu kalian
bermusuhan dengan doktrin-doktrin Hegel, Marx dan
Darwin. Pembakaran karya-karya Darwin oleh gereja
Baptis Tennesse hanya sebuah refleksi yang kaku dari
ketidaksukaan orang-orang Amerika terhadap
doktrin-doktrin evolusi. Mentalitas ini tidak hanya
menonjol di mimbar-mimbar gereja. Hal ini masih
menjadi salah satu bagian dari penampakan umum
mentalitas kalian. Orang-orang ateis kalian seperti
juga para Quakers telah mengambil sikap rasionalis
yang tegas. Dan filsafat rasionalis itu sendiri
dilemahkan oleh empirisme dan moralisme, sehingga sama
sekali tidak menonjolkan vitalitas kelaliman yang
menyifati kaum rasionalis Eropa yang besar. Hingga
metode filosofis kalianpun bahkan lebih kuno
dibandingkan dengan sistem ekonomi dan institusi
politik yang kalian miliki.

Dewasa ini, walau sama sekali belum dipersiapkan,
kalian harus berhadapan dengan kontradiksi sosial yang
berkembang dengan tidak disangka-sangka di setiap
masyarakat. Amerika telah menaklukkan lingkungan alam
dengan peralatan yang diciptakan oleh para
penemu-penemu kalian yang jenius, tetapi kemudian
peralatan yang canggih itu hampir menghancurkan
masyarakat Amerika itu sendiri. Berlawanan dengan
semua harapan dan keinginan, harta kalian yang luar
biasa telah menghasilkan sebuah malapetaka yang luar
biasa pula. Kalian menjumpai bahwa pembangunan sosial
tidak mengikuti formula yang simpel. Oleh sebab itu
kalian telah didorong kedalam sekolah dialektis —
untuk selama-lamanya.

Tidak mungkin lagi kembali ke cara berpikir dan
bertindak seperti yang umum di abad ke-17 dan ke-18.
Walau orang-orang bego romantis dari Nazi Jerman
bermimpi untuk mengembalikan ras tua dari Hutan Gelap
Eropa pada kemurniannya yang asli — atau lebih tepat
pada kebusukannya yang asli — kalian bangsa Amerika,
setelah mendapatkan pegangan yang kokoh dalam
peralatan ekonomi dan budaya kalian, akan
mempergunakan metode ilmiah yang terjamin untuk
persoalan-persoalan genetika. Dalam abad ini, diluar
kancah manusia dari bermacam-macam ras kalian ini,
akan muncul keturunan manusia baru – manusia pertama
yang layak menyandang nama Manusia.

23 Maret 1935