Kemarin saya nongton Discovery Channel tentang real superhuman yang bikin saya ndomblong (ter-bengong2). Lantas ada pula National Geographic Channel tentang Brilliant Brain tadi malam. Real Superhuman bicara tentang orang2 yang memiliki kemampuan lebih.


 . Sementara NatGeobicara  tentang jenius2, yang tak sebatas jenius ilmuwan macem Albert Einstein. Saya melihat ada benang merah antara keduanya.

 

Narasumber : http://www.discoverychannel.ca/shows/castlist.aspx?sid=4399

Real Superhuman berkisah tentang (1) Elizabeth Sulser, of Zurich, Switzerland, is a 29-year old synaesthete. Synaesthasia adalah keadaan dimana syaraf2 indra 'korsleting' sehingga indra2 rasa, bau, dan warna campur aduk. Itu ibarat radio yang menerima bocoran signal dari 2 pemancar lain. sehingga suara yang keluar adalah paduan warta berita + dangdut + wayang. Elizabeth tiap kali mendengar suara ia melihat sekaligus warna dan bau. Warna disko terasa pahit dan nada do berwarna merah misalnya.

 

(2) Esref Armagan, of Ankara, Turkey, is a 53-year-old blind painter. Ya, pelukis buta yang mampu menggambar perspektif! Buta sejak lahir. Ini dibuktiken ketika ia diharusken membuat gambar bangunan oktagon, yang bagi orang awampun sulit menggambar perspektifnya.

 

(3) Rüdiger Gamm of Welzheim, Germany, is The Human Calculator! Waktu muda ia dinilai nyentrik karena ngomongnya dari huruuf terbalik. Misalnya : igrep uam uka = aku mau pergi. Ia jeblog dalam matematika. Beberapa saat setelah lulus barulah ia tahu kelebihannya. Ia bisa menghitung sekian pangkat sekian 100% benar. Ia tahu tgl sekian bulan sekian tahun sekian jatuh hari apa. Seorang ilmuwan dari Sidney mencurigai bahwa itu hanyalah autisme yang hanya bisa menghafal. Gamm ngeyel, bilang ia bukan menghafal. Ia lantas ditest, dengan pertanyaan antara tahun sekian sampai tahun sekian yang tanggal sekain jatuh hari jumat ada pada tahun berapa saja. Jelas, pertanyaan ini bukanlah yang dihafal Rudi. Ternyata ia bisa menjawab!

 

(4) Wim Hof, a 47-year-old man who lives in Amsterdam, Netherlands, is the Iceman. Ketika orang lain akan dut karena hipotermia, Wim mampu marathon dengan telanjang kaki pada suhu minus sekian belas drajat. Ia mampu memanasken kakinya. Tetapi itu melalui latihan bertahun!

 

Ray Kurzweil, an inventor and futurist who predicts a point in time in which technological change will be so rapid and profound that human existence on this planet will be irreversibly altered. Ray adalah juru nujum yang hebat. Banyak sekali ramalan2nya tentang masa depan yang manjur. Ia sekarang meramal = jualan roti spekuk bahwa dalam waktu tak lama manungsia tidak lagi berevolusi tetapi REVOLUSI.

 

Dalam acara ini juga ditayangken sekilas2 tentang ilmuwan China yang ngotak-athik genetika yang menciptaken binatang baru, yang belum pernah ada didunia ini. Di USA othak-athik genetika dilarang sehingga RRC sekarang menjadi pelarian banyak ilmuwan yang meminati othak-athik genetika. Othak athik genetika membuat bulu kuduk meremang, bagaimana kalo nanti muncul binatang ganas yang lebih cerdas dari kita dan memusnahken manungsia? Atau virus jahat yang berbiak cepat dan mematikam? Ih, … ;-(.

 

Disisi lain, othak athik genetika sudah pasti akan memperbaiki genetika manungsia. Organ2 yang rusak tanpa kesulitan bisa dibuat dari sel2 binatang. Bayi2 yang akan lahir bisa dipesan, misalnya kulitnya anu, matanya anu, rambutnya anu, cerdas, fisik prima, dst. Maka dunia akan terbelah karena hanya orang kaya yang bisa pesan bayi super sangking mahalnya. Bayi2 super ini nantinya akan menjadi manusia2 super lagi yang kaya2 dan bisa pesan anak2 yang hebat2 lagi. Yang miskin2 ndak bisa begitu. Maka akan timbul bukan sekedar kesenjangan sosial tetapi kesenjangan biologis.

 

Teori evolusi yang berspekulasi bahwa ada perubahan makluk secara pelahan akan runtuh. Bukan karena terbukti teori ini salah tetapi perubahannya bukan lagi merayap seperti keong selama ribuan tahun tetapi, bila mana perlu : nyaris ujug2-jleg muncul makluk baru. Manungsia, biarpun tidak ujug2-jleg, akan berubah semangkin pintar, semangkin sehat, semangkin kuat. Jika skalanya ribuan tahun, maka perubahan manungsia sekarang ke 50-100 tahun yad, bukan lagi 'evolusi' biarpun ndak sampai 'revolusi'. Demikian juga ternak2 dan binatang2 akan diothakathik sehingga berubah mendadak, bukan lagi evolusi.

Teori evolusi akan ambrol?

 

Bersambung, ….