Film Johnny Nobody bukanlah film holiwut tetapi film Inggris dan ndak istimewa seperti Lola dan Rashomon. Film lawas ini, 1961, biasa2 saja tetapi ada materi yang akan saya angkat yaitu kasus2 post hoc = after the fact = post factum = ndilalahisme.

 Desa Old Sod di Irlandia Utara adalah desa yang toto titi tentrem kerto raharjo. Penduduknya adalah penyembah berhala. Berhalanya tidak berujud patung tetapi siluman yang asalnya dari Sinai. Dewa dari Sinai punya anak yang lahir dari seorang perawan. Ada beberapa orang yang menyebut anak dewa ini 'si gondrong' tetapi menurut BBC, anak dewa ini ndak gondrong. Anak dewa ini menganjurken apabila pipi yang satu ditempiling, sodorken yang satunya biar ditempilingi sekalian.

Ketenteraman ini buyar manakala ada WN USA keturunan Irlandia bernama James Mulcany  memilih pangsiun disitu. Pak Mul adalah noveist berhaluan atheist. Ia arogan dan suka mengolok penyembah berhala. Ia pemabuk ringan dan karena desa ini adalah desa yang sangat taat kepada dewa Sinai, pak Mul dibenci orang2 sedesa. Bahkan ada sekelompok orang berniat membunuhnya.

Suatu hari di bar, pak Mul agak mabok dan mulai mengejek para penyembah siluman. Beberapa mulai meradang dan pak Mul dipukuli orang2 di bar. Pak Mul melariken diri keluar bar dan sambil ter-huyung2, seperti jurus dewa mabok Jacky Chen, ia menuju kepelataran gereja. Disitu banyak sekali orang berkerumun. Disana ia melampiasken kemarahannya dengan memaki dan menantang berhala Sinai.

"Hey dewa gombaaaal, … tunjukken dirimuuuuuuuu! Kutuklah aku jadi cacing kremiiiiiiiiii! Mana kau, berhala siwalan! Ayooooo, tunujkken dirimuuuuuu!

Orang2 terperangah atas kenekatan pak Mul. Ada yang mulutnya komat kamit, tertunduk membaca berbagai jompa jampi mantera. Ada pula yang yang jari2nya nothok keningnya, lantas dada kri dan kanan sambil tengadah kelangit. Disitu ada Romo Carey, memandang pak Mul, kadang2 mukanya tunduk seperti sedang matak aji. Pak Mul sambil berkacak pinggang meniruken para penyembah siluman, memandang kelangit. Dengan suara mengguntur ia menantang siluman sinai

"Hey dewa gombal, …. sambarlah aku dengan kilatmuuuuuuu! Ayooooo, tunjukken kilatmuuuuu, … "

Tiba2 terdengar letusan, …. duerrrrrr, … dan pak Mul jatuh terjengkang, … dut.

Kerumunan menjadi heboh. Tiba2 semua mata memandang ke Romo Carey yang memandang ke pintu gerbang gereja. Orang2 lantas ikut2an menatap ke gerbang. Disana ada seseorang dengan mata kosong dan wajah ngah-ngoh serta pah-poh ter-bengong2. Ditangannya ada pistol berasap.

Romo Carey mendekati orang itu dan bertanya lembut

"Dari mana asalmu?""Apa yang kau lakuken disini?" "Embuh"

"Kaukah yang menembak pak Mul?"

Demikian seterusnya setiap pertanyaan selalu dijawab dengan embuh. Tiba2 dalam kerumunan ada yang nyeletuk : Amnesia? (hilang ingatan). Orang2pun maklum siapa orang ini. Pers dan orang2 lantas menjulukinya sebagai Johhny Nobody yang dialih bahasaken <seenaknya menjadi Joni Embuh.

Joni lantas dibawa kekantor polisi. Sesudah keadaan tenang barulah ia bercerita bahwa ia ndak tahu siapa dirinya. Ia hanya mendengar suara goib yang menyuruhnya membunuh. Ia bahkan ndak tahu siapa yang harus dibunuh. Ia jalan kesana kemari menggelandang dan siang tadi ia baru tahu bahwa ia membunuh pak Mul.

 Orang2 bersimpati kepada Joni Embuh, termangsuk romo Carey. Tiba2 saja si Joni Embuh menjadi pahlawan kagètan. Tetapi Irlandia adalah negara hukum dan oleh karenanya Joni dipenjara sambil menunggu pengadilan. Orang yang bersimpati memberinya makanan, bunga, dan penjara terus2an dikunjungi. Para penyembah siluman nyanyi2 diluar penjara. Sambil membawa simbol2 aliran kepercayaan mereka. Tiap malam lilin2 dinyalaken. Orang2 lantas patungan mengumpulken uang untuk membiayai pengacara terbaik yang tentu saja mahal.

Pada hari pengadilan jaksa menggelar tuduhan berdasarken fakta2 berupa uji balistik, sidik jari, otopsi, dll, yang membuktiken pembunuhnya adalah Joni Embuh. Jaksa menuntut hukuman sekian tahun. Tetapi jaksa memiliki kelemahan, apa motivasi si Jon membunuh? Ia orang amnesia yang bahkan ndak tahu siapa dirinya. Apalagi tahu tentang pak Mul.

Pengacara membela Jon dengan alasan bahwa tertuduh ½ tidak waras (temporary insanity) dengan bukti bahwa Joni menderita. Kedua, pengacara yakin bahwa si Jon dituntun oleh berhala dari Sinai. Kejadian yang berlaku adalah mukjijat. Oleh karena si Jon hanyalah medium berhala, maka ia harus dibebasken.

 

Bersambung