Disebuah rumah sakit jiwa, seorang penghuninya diberi sebuah buku untuk diresensi.Kemudian dia berkomentar,buku ini isinya terlampau banyak orang dan terlalu sedikit aksi.


Memang buku yang dibacanya adalah buku telpon, tapi dia membaca
tidak dengan kacamata yang pas.

Perumpamaan diatas menjelaskan bahwa setiap buku harus dibaca dengan
kacamata yang sesuai.Tulisan-tulisan yang ada pada milis apa kabar
ini harus dibaca dengan kacamata yaqng sesuai,kadang serius, ada
yang terlalu serius,ada berwarna humor,relativisme dan light
touch.
Siapapun yang membaca humor dengan kaca mata serius pasti
takkan cocok.
Banyak hal-hal yang terurai dimilis ini mulai dari
pokok-pokok sosial,budaya, ekonomi,politik sampai humor konyol.Namun
sebagian besar kita punya tujuan yang sama,yaitu memberantas ketidak
jujuran, dan ketidak-adilan dengan tujuan dan maksud yang tidak lain
ikut membangun masyarakat yang berwawasan luas,dan pintar.Kalaupun
ada nada tulisan yang berbeda kadang rock,kadang pop,ada nada
jazz,kadang dang dut,ada juga dengan nada seriosa,itu harus disikapi
dengan wawasan lapang dan pengertian, yang penting tidak dengan nada
menghina, tidak dengan nada memaki, akhirnya kita harus juga ngerti
bahwa setiap burung dengan nadanya sendiri.

salam
Esbaldi