Minggu lalu NASA memperlihatkan miniatur Teleskop Ruang Angkasa James Webb atau James Webb Space Telescope disingkat JWST. Rencananya JWST bakal menggantikan teleskop Hubble pada tahun 2013 yang akan datang. Dengan demikian para ilmuwan akan tetap dapat mengamati apa saja yang terjadi pada hari2 pertama setelah Big Bang yaitu awal mula terciptanya alam semesta.

http://www.mumbaimirror.com/net/mmpaper.aspx?page=article&sectid=7&contentid=200
7051202244625063810a19#


JWST yang adalah proyek bersama Amerika-Uni
Eropa-Canada besarnya tiga kali Hubble, dengan cermin
segi-6 berdiameter 6.5 meter dan penahan terpaan sinar
matahari lima-lapis selebar lapangan tennis.

JWST akan melibatkan 10 alat teknologi baru, termasuk
sebuah kamera infra-merah dan spektrometer yang dijaga
selalu pada temperatur sangat rendah agar senantisa
dapat bekerja optimum. JWST akan mampu bertahan
selama 10 tahun.

Teleskop Hubble sendiri diluncurkan tahun 1990
mengelilingi bumi pada orbitnya pada jarak 575 km dari
bumi. Hubble sangat berharga bagi dunia astronomi
yang memungkinkan orang melongok lebih dalam lagi ke
ruang angkasa dengan gambar yang jelas bebas dari
distorsi atmosfir bumi.

Kalau Hubble mampu melihat kejadian satu milyard tahun
setelah Big Bang, maka JWST yang cerminnya mampu
menangkap enam kali cahaya lebih kuat, akan lebih
mampu lagi mengintip lebih jauh lagi ihwal alam
semesta ini.

JWST yang menelan biaya $4.5 milyard ini akan dilipat
dimasukkan ke roket Eropa Ariane 5 pada tahun 2013 dan
lipatannya akan dibuka pada jarak 1.5 juta km dari
bumi.

Tahun depan NASA akan meluncurkan pesawat ulang-alik
untuk mengupgrade dan merawat teleskop Hubble agar
tetap dapat beroperasi dengan baik sampai tahun 2013.

Tanpa perawatan, teleskop Hubble berhenti berfungsi
tahun 2009 atau bahkan lebih awal lagi. Jika ini
terjadi, yang rugi adalah para ilmuwan yang selalu
ingin mengetahui dengan persis ihwal alam semesta ini.

Salam,
RM