Anda mungkin pernah menonton film serial Hakim Bao di RCTI akhir 1980n awal 1990an. Meskipun barangkali hanya legenda, Hakim Bao yang cerdik berani dan jujur mewakili 'the mandarins' artinya 'the few, the tough ones'. Para mandarins adalah produk dari sistem ujian PNS terpusat yang sulitnya minta ampun. Ini sudah mentradisi lebih dari seribu tahun yang lalu.

http://www.nytimes.com/2007/04/01/magazine/01China.t.html?pagewanted=1 
Merupakan kebanggaan keluarga kalau anaknya lulus
ujian PNS.

Revolusi Kebudayaan Mao mengakhiri sistem itu dan
seluruh sistem elitist lainnya. Universitas Beijing
berikut semua sekolah baik lainnya ditutup. Professor
dan mahasiswa top diarak ditempeli papan bertuliskan
"ini musuh negara" diolok-olok diperhinakan sepanjang
jalan.

Datang jaman Deng Xiao Ping, pertama yang dilakukannya
adalah menghidupkan 'sipenmaru' atau Ujian Terpadu
Masuk Universitas berbarengan dengan perombakan
menyeluruh sistem pendidikan dasar dan menengah.
Gara-gara tragedi Tien An Men modernisasi sektor
pendidikan sempat goncang sebentar. Mutu pendidikan
dasar dan menengah maju pesat, karena itu penerimaan
mahasiswa naik. Tapi para ahli pendidikan China
menyadari kelemahan sistem itu, yang memaksa para
siswa hanya memusatkan perhatian pada materi ujian
melulu. Tidak ada ruang tersisa bagi pengembangan
imajinasi dan kreativitas, fleksibilitas, inisiatif
pribadi dan kepemimpinan.

Dengan PMA dan PMDN yang bertebaran di China, sekarang
dirasakan sulitnya mencari tenaga kerja eksekutif
lokal yang punya kemampuan bukan saja bahasa, tapi
juga yang mampu menggerakkan teamwork. Sulit sekali.
Karena disekolah mereka terbiasa diam, menurut dan
tidak suka membantah.

Justru ketika Amerika menyanjung-nyanjung sistem
pengajaran yang bertumpu pada matematika, sains dan
enjiniring maka China sendiri ingin menyerap aspek
positif sistem barat yang mengedepankan critical
thinking. Sekarang yang menjadi motto di China adalah
"suzhi jiaoyu" artinya "pendidikan bermutu, pendidikan
karakter, atau pendidikan holistik". Karena
kekurangan dana maka sekolah swasta menjamur di kota2
yang makmur.

Salam,
RM