Tag

 Tidak berkelebihan kesan banyak orang: Sungguh cantik dan indah’Keukenhof’ itu!!
Ia bukan seorang gadis muda belia, jelita, mempesonakan dan ayu. Sekali bertemu, begitu melihat pasti ingin melihatnya lagi. Perlukah dijelaskan lagi? Bahwa ‘Keukenhof’ itu adalah sebuah taman bunga. Tapi bukan sebarang taman bunga. ‘Keukenhof” itu adalah sebuah ‘Taman Bunga Musim Semi’ yang t e r i n d a h di dunia ini. Terindah! Itu ‘kan kata orang Belanda!
Tidak, tidak hanya orang Belanda yang berucap demikian. Orang-orangasing lainnya, yang pernah mengunjunginya juga berkomentar demikian.Termasuk orang seperti aku ini, yang memandang Indonesia sebagainegeri yang paling cantik dan indah di dunia ini, namun, . . . .melihat Taman Bunga Musim Semi Keukenhof, terus saja jatuh ‘ c i n ta ‘ padanya. Dari mata turun ke hati, kata orangtua-tua kita. Apakahtulisan ini bukan reklame gratis untuk ‘Keukenhof’, untuk Nederland?Mungkin saja. Tetapi sesuatu yang indah, pantas dinikmati bersama.Makin banyak yang menikmatinya, makin banyak yang senang dan gembira,bukankah itu sesuatu yang baik?

Anda bayangkanlah! Tidak kurang dari 7.000.000 – t u j u h j ut a — bunga Tulip, Krokus, Narsis, Hyacit, Leli dll yangbermekaran dengan indahnya disitu. Tentu juga ribuan lagi bunga-bungaindah lainnya dari seluruh dunia. Dengan warna-warni dan bentuk yanganeka ragam. Sulit mencari kata-kata untuk melukiskan begitu indah danbegitu menarik serta mencengkam. Tak terbayangkan betapa indahnya.Juga tidak heran bila tahun lalu (2006), tidak kurang dari 750.000orang pengunjungnya, 57 000 leibh banyak dari tahun sebelumnya. Daripelbagai plosok dunia.

Tak percaya? Dikira tulisanku ini ‘asal ngomong’ saja, ‘asbun’ saja? Beginilah! Hanya ada satu cara untuk membuktikannya: Kunjungilahsendiri ‘Taman Bunga Keukenhof’. Memang anjuran ini tampaknya ‘hanya’relevan bagi mereka-mereka yang punya syarat untuk itu. Bagi yangtinggal di Holland, tentu tidak terlalu berat untuk mengeluarkansedikit ongkos (ticket-masuk Euro 13,- per orang dewasa; umur diatas65, Euro 12; dan anak-anak Euro 6,-). Apalagi yang tinggal tidak jauhdari Lisse, daerah dimana terpampang 32 hektar lahan Taman BungaMusim Semi terindah di dunia itu. Bila memang hendak mengunjunginya,belum terlambat. Baru dibuka tiga hari yang lalu, dan ditutup padatanggal 22 Mei 2007.

* * *

Ada yang mengatakan bahwa bertamsya melihat taman bunga, itu adalahuntuk orang berpunya, orang kaya. Bagi orang yang pendapatannyaminim, itu sesuatu yang tidak mungkin. Sesuatu yang lux. Dikatakanjuga bahwa mengenai bunga-bungaan, itu kan bersangkutan dengan masalah keindahan. Maka ia adalah selingan hanya untuk orang-orang yangmampu. Kiranya, pendapat yang demikian itu tak benar.

Menikmati taman bunga yang indah, kiranya bukan selingan bagiorang-orang berpunya semata-mata! Benar, keterbatasan syarat-syaratekonomi seseorang, sering merupakan hunjaman patok-patok keraspembatasan-pembatasan kemungkinan dan keleluasaan. Antara lain untukbisa bersantai menikmati keindahan yang ada didalam kehidupan-naturbumi dan air kita ini. Namun, —- juga tak dapat dipungkiri! Bahwaselama ia masih hidup, entah lama atau sebentar , manusia itu selainmemerlukan sandang dan pangan, juga memerlukan dan akan berjuanguntuk memenuhi kebutuhan rokhaniahnya, keperluan jiwanya.Keinginannnya akan sesuatu yang indah, yang menyejukkan hati danmenenangkan fikiran serta menyegarkan kembali jiwa dan rokhaninya.Apalagi pada saat-saat situasi bergejolak tak menentu arahnya.Lebih-lebih lagi diperlukan penyegaran jiwa!

Keperluan itu bukan saja bagi manusia modern sekarang ini yang tarafkebudayaannya sudah lebih tinggi dibandingkan dengan manusia-manusiazaman nenek-moyang kita.Cobalah dijenguk, langsung atau tidaklangsung, ke dalam khazanh budaya bangsa-bangsa kuno seperti bangsaMesir dan India, Tionghoa dan Persia, bangsa Maya di Amerika Latin,dan jangan sekali-kali dilupakan juga bangsa kita sendiri, bangsaIndonesia. Betapa pengetahuan, ilmu dan budaya serta seni dankeindahan itu jalin-berjalin menjadi suatu kesatuan yang utuh

Jangan pula salah tafsir! Ini bukan berfalsafah. Sekadar mengungkapkenyataan hidup yang ada.

* * *

Semiskin-miskinnya kaum tani di pedesaan kita, sepapa-papanya kaumburuh di daerah kumuh; semua mengerti indahnya bunga melati. Ataupunbunga kembang sepatu yang menghiasi banyak jalan-jalan. Bila kitaberziarah ke kuburan sanak saudara ataupun sahabat yang sudahmendahului, dari kejauhan sudah tampak pohon Kamboja yang saratdengan bunga. Dan di pintu masuk, anak-anak sudah menawarkanbunga-bungaan yang dibungkus rapi untuk keperluan nyekar bagi yangsudah meninggal. Untuk ditebarkan diatas kuburan mereka. Itu untukorang yang sudah tiada. Dengan sendirinya orang hidup lebih-lebih lagimemerlukan bunga-bungaan!

* * *

Kembali ke cerita tentang ‘Taman Bunga Musim Semi Terindah –KEUKENHOF – Taman bunga tsb dibangun mulai tahun 1949, atas inisiatifwalikota Lisse ketika itu, WJH Lambooy dan sejumlah pengusaha bungaTulip terkenal ketika itu. Resmi dibuka pada tahun 1950. Mengapataman bunga ini bisa sukses dan menjadi terkenal di seluruh dunia? Taklain tak bukan, karena ia dengan sungguh-sungguh dikelola secaraprofesional dan mendapat perhatian dan dukungan tidak kurang dariKerajaan. Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard adalah pelindung TamanBunga Keukenhof. Sejak berdirinya ‘Keukenhof’ didukung, ditopang dandisupply oleh tidak kurang dari 92 perusahaan pengekspor bunga. Itulahsebabnya pula Keukenhof merupakan wajah hidup dan reklame dariSIERTEELT INDUSTRIE Belanda, yaitu industri tanaman danbunga-bungaan Belanda.

Belanda memang ‘jagoan’ dalam ‘sierteeltindustrie’. Di dunia,Belanda menduduki tempat pertama di bidang ini. Bunga-bungaan dantanaman (indah) yang diekspor Nederland meliputi 52% dari seluruhekspor dunia. Dengan nilai sebesar 6,4 milyar dolar Amerika (USD).

Bunga Tulip yang menempati kedudukan pertama di Taman Bunga Keukenhof,sesunguhnya bukan asli dari Belanda. Tulip yang dalam bahasa Persiadisebut TULIPAN artinya sorban. Tulip adalah bunga yang berasal daribagian selatan Eropah, Afrika Utara dan Asia dan bahkan Jepang.Pusatnya ketika itu terletak di Iran, Kazakhstan dan Afghanistan.Juga Turki. Ketika itu sultan-sultan dari kerajaan Ottomanmenyematkan bunga Tulip pada sorban mereka sebagai simbol. Baru dalamtahun 1562 Tulip masuk Eropah Barat lewat Antwepen, Belgia. Sekitar1593 baru muncul di Nederland. Itu keadaan lebih 400 tahun yang lalu.

Tetapi sekarang adalah Nederland yang punya hak menyatakan sebagainegeri Tulip. * * *