'prepare for glory!!' (CM: spoiler alert!)

inilah kisah para machoisme nan kental bergelimang darah, tentang pertempuran maut antara pasukan sparta vs persian. diadaptasi dari komik frank miller, yg pernah membuat layar bioskop mandi darah dalam versi monochrom agar tersamar di film jenius 'sin city', kini terulang amat vulgar berwarna. frank miller mengambil ide kisah '300' dari film yang amat berkesan baginya saat masih kecil, 'the 300 spartans'. lalu ia memberi penekanan pada tokoh leonidas, the heart of lion.



'no prisoner no mercy', adalah semboyan perang yg mengobarkan
semangat hingga titik darah penghabisan, membunuh ato dibunuh.
bagaimana tidak, 300 prajurit harus melawan jutaan pasukan yg
tak pernah habis menyerbu, termasuk menaklukan aneka mahluk dan
binatang raksasa, belum lagi barisan produk sihir nan terkenal.
bukan cuma soal mengayunkan senjata, melainkan strategi, nyali,
prinsip, keyakinan, loyalitas, harga diri .. kenanglah kami!

film langsung dibuka dgn darah, bagaimana prosesnya seorang
bayi sparta harus menjadi seorang lelaki, sbg prajurit sejati.
lewat personifikasi leonidas, sang raja sparta terakhir saat
memimpin 'pertempuran thermopylae' sekitar taon 480 sebelum
masehi, di klaim sbg perang frontal terbesar sepanjang masa.
300 lelaki sejati sparta hanya dibantu sekitar 700 sekutu kaum
arcadian yg terdiri dari tukang besi, pemahat, gembala, dll,
yang kemudian melarikan diri saat pertempuran baru sehari.
sementara persia yg telah menaklukan 100 kerajaan asia sejak
era raja legendaris darius lalu dilanjutkan raja xerxes yg
menganggap dirinya separuh dewa, membawa komposisi pasukan
termasuk sbg tawanan berupa armada pembuka jalan (500 ribuan
personil), infantry (1.500.000an), cavalery/berkuda (100.000),
serta gabungan pasukan arab, libia, dukun, sekitar 20.000an.

'we spartans, keturunan herkules. never to retreat, never
to surrender. gugur dalam perang adalah the greatest glory.
we spartans, the finest soldiers the world has ever known!'

meski disebut dari fiksi komik, namun semua kejadian, tempat,
tokoh dan fakta sejarah mengatakan peristiwa itu adalah nyata.
setidaknya film ini membuat gusar beberapa kalangan, misalnya
dari pejabat iran yang menuduh sbg penghinaan terhadap budaya
persia, membelokkan sejarah perang thermopylae, serta indikasi
'perang urat syaraf' yg dilancarkan amerika melalui hollywood
terhadap kultur timur tengah sbg lawan yg 'suka kekerasan
dan mistik, ketimbang beradab sebagaimana umat manusia'.

meski penuh laga ala lelaki, namun muncul peran perempuan
yg bukan sekadar gula-gula. ia adalah ratu gorgon, pendamping
sejati leonidas lahir dan bathin. perempuan yg sanggup membuat
seorang lelaki tanpa ragu memilih menendang mati utusan raja yg
paling ditakuti, perempuan yg sanggup mencium intrik di dewan
senat tertutup, perempuan sbg ibu yang melahirkan tiap lelaki
sekaligus menundukkan dewa oracle dan mempersatukan yunani.

maka ia tau, si lelaki tak akan pernah mengucapkan cinta,
tak pernah mengucapkan selamat tinggal. perempuan itu tau,
karena dialah yg mengajarkan tabu itu pada setiap anaknya.
cukup dengan memberi kalung jimat kepada lelakinya, kemudian
kembalikan kalung itu dengan atau tanpa pemegangnya setelah
perang. give them nothing, but take from them everything.

darah yang muncrat bertubi-tubi, pemenggalan kepala, dinding
tumpukkan mayat di celah 'hot gates' (celah sempit di pinggiran
utara laut yunani, digunakan sbg taktik leonidas untuk menunggu
serangan musuh sbg gerbang panas/neraka: thermopylae), menjadi
tak sia-sia bahkan indah secara sinematografis di tangan debutan
sutradara zack snyder ('dawn of the dead') yg memberi rendering
khusus agar bisa mendekati warna dan visual versi komiknya.

walau secara cerita, rasanya cuma setingkat di atas film laga
'the 13th warrior' (antonio banderas, sbg prajurit ke 13 serta
'dianggap' muslim, di tengah 12 pendekar 'kafir' vikings), namun
secara kesan dan rating pribadi, masih dibawah 'sin city' untuk
mengambil dari adaptasi frank miller yg sama. serta agak terasa
ada kesamaan saat eksekusi leonidas. ada yg tau dari film apa?

prajurit persia: spartans, lay down your weapons!
leonidas: persians .. come and get them!

-duke-