Dagelan kembali ditunjukkan di negeri ini, dalang utamanya adalah si Hamid Awaludin yang memberi persetujuan agar pak Landung ditahan di LP Brimob Kelapa Dua. Cara Hamid memberi keterangan sangat memuakan, seolah hebat dan tanpa bersalah dan pembela HAM serta keadilan di negeri ini.


Pak Landung, divonis, dan diharuskan untuk menghuni LP,
yang seharusnya adalah Cipinang. Tetapi, mungkin karena Pak Landung
telah banyak berjasa kepada Polri dan juga bangsa ini,sehingga
mempunyai keistimewaan untuk di LPkan di "rumahnya sendiri" tahanan
Brimob. Tahanan brimob ini sebenarnya bukan LP, tetapi ya ruang
tahanan. Agar seolah dapat dibenarkan, maka kemudian tahanan brimob ini
dijadikan sebagai "cabang" LP Cipinang. Lucu, dan keterlaluan.

Alasan keamaan yang diberikan oleh Pak Sutanto, yang kemudian diamini
oleh Hamid merupakan penjelasan resmi dari para pejabat di negeri ini
bahwa kondisi LP di Indonesia memanglah tidak aman, dan penuh dengan
pelanggaran HAM di dalamnya. DPR yang goblok, seperti yang ditunjukkan
oleh Patrialis Akbar, yang seolah " marah " ke Pak Sutanto, seharusnya
ya gak ke Pak Sutanto, tetapi ke Hamid, selaku pejabat yang mempunyai
kewenangan penuh terhadap boleh tidaknya seseorang dimasukkan di
penjara tertentu. Keterangan yang diberikan pak Sutanto, sekaligus
merupakan penjelasan resmi bahwa LP masyarakat umum tidak aman untuk
para mantan polisi yang jadi terpidana. Ini sama halnya menjelsakan
bahwa polisi telah banyak membuat dosa kepada masyarakat, sehingga jika
ia berdosa dan dikumpulkan dng masyarakat lain, maka ia tidak aman.

Sangat disayangkan, negeri ini dipimpin oleh orang orang seperti mereka
ini, maka pantaslah, Indonesia diterpa bencana terus menerus. Doa dari
para orang alim, serta kata kata manis dari para pejabat bagai kentut
busuk di hadapan Tuhan.

Bagi mereka yang percaya atas keMahamurahan Tuhan serta Kemahakasihan
TuTuhan, doa untuk menyelematkan negeri ini tentulah sudah tidak ada
gunanya lagi, lebih bagus ganti doanya agar Tuhan segera menurunkan
laknat ke negeri ini, sehingga yang tersisa biarlah orang orang seperti
pengikut nuh yang masuk ke kapal Nuh.

salam
BL