ayahku seorang penjual soto mie
setiap malam berjualan di pinggir jalan itu
tengah malam pulang membawa uang
mungkin tak seberapa bagi orang kaya
namun segala-galanya bagi kami

ibuku, aku dan dua adikku tersambung nyawanya
juga bisa sekolah dan membeli buku

alangkah mulia kerja ayahku
dengan soto mie tak perlu menjadi pencuri
dengan soto mie tak perlu korupsi
dengan soto mie tak perlu menipu

namun sejak bom bunuh diri itu meledak
tubuh ayahku ikut meledak berkeping keping
malam itu ayahku hanya pulang nama
kami semua larut dalam duka

apa salah ayahku?
ibuku diam membisu
adik adikku diam ketakutan
pinggir jalan yang menjadi saksi bisu itu
juga diam membisu

besok pagi kami makan apa?