* Salah satu persoalan besar bangsa saat ini adalah bagaimana menghadapi gerakan bersenjata atas nama agama yg dipeluk oleh mayoritas warganegaranya? Bisakah pemerintah, dan rakyat bersikap tegas. Kalau tegas bagaimana bisa bersikap tegas tanpa mengesankan melakukan tindakan dholim terhadap agama mayoritas tersebut?

Tegas dan jelas, sehingga seluruh masyarakat sampai yg miskin dan ada dipelosok-pelosok daerah kumuh, di kota kecil dan desa-desa penduduknya tidak akan mau direkrut utk menjadi pembawa bom? Inilah pekerjaan rumah kita yang tidak mudah. Diperlukan partisipasi dari semua pihak. Kalau sikap tegas tidak diambil, pembangunan ekonomi tidak pernah akan jalan, stabilitas keamanan akan sulit dijaga, karena sewaktu-waktu akan diganggu atau diruntuhkan oleh tindakan teror kelompok Islam keblinger tersebut. Ini adalah fakta yg telah terjadi berturut-turut selama 5 tahun terakhir. Korban-korban selalu berjatuhan. Peledakan, gedung-gedung yg terbakar, tubuh-tubuh yang terkoyak, jeritan kesakitan, dan keluarga-keluarga yg merana ditinggalkan anggotanya.

*Melarang ajaran komunisme di Indonesia tidaklah sulit. Karena ideologi Marxisme dibalik gerakan komunisme tersebut pernah dianggap menghancurkan dasar-dasar bangunan politik negara. Namun bisakah kita melarang ajaran AB.Basyir? Padahal jelas-jelas ideologi ABB mengajarkan perlunya jihad dalam arti kewajiban bertempur. Memerangi orang-orang kafir. Mengganti hukum-hukum sekular negara dengan hukum Islam. Metodenya dengan cara menakut-nakuti. Kalau masih tetap mengganggu perjuangan jihad utk menegakkan hukum Islam, membunuhpun sah-sah saja seperti diatur oleh Al-Qur’an, begitu ajarannya. Meledakkan bompun sah-sah saja. Kali ini terhadap Amerika, si raja kafir. Namun bisakah dijamin bahwa pemerintah Indonesia sendiri bukan dianggap sebagai musuh pada suatu ketika? Bukankah Indonesia diatur berdasar hukum-hukum sekular, hukum kafir?

*Tragis lagi, kebangkitan ekonomi dan seluruh sektor kehidupan 220 juta rakyat Indonesia sekarang ini nampaknya spt harus ditentukan, didikte oleh 3 orang asing ini: ABB wni keturunan Yaman, Nordin Top dan Azahari orang asing dari Malaysia. Sel-sel gerakan tak kunjung henti merencanakan peledakan gedung dan pembunuhan berikutnya. Tak pernah berhenti. Keyakinan utk melakukan tugas perang itu berasal dari ajaran ABB. Musuh dlm selimut, OTB yg cepat atau lambat menggerogoti kedaulatan NKRI. Betapa malangnya nasib bangsa kita.

*Singkat kata: bagi orang-orang yg membenci Amerika dan negara-negara barat, ABB adalah pahlawan. Apalagi dari penampilan lahir nampak Islamnya soleh. Dia mendapatkan respek dan hormat luar biasa dari para pengikut loyanya. Namun bagi pemerintah Indonesia, bagi semua saja yang mencintai ketentraman, keharmonisan relasi dgn dunia Barat dan agama-agama lain, ajaran ABB ini sangat berbahaya. Mengancam kedamaian bangsa. Tidak percayakah anda? Kalau belum percaya simaklah ideologinya dan bayangkan akibat-akibatnya dalam hidup berbangsa. Dan kemudian silakan didiskusikan lebih dalam.

Ideologi ABB

Seperti kita ketahui, ideologi adalah suatu sistem ide yang menjelaskan suatu aksi sosial atau aksi politik. Ideologi bisa berarti juga berarti suatu sistem yang berasal dari suatu cara berpikir yg akhirnya memberi ciri khas pada suatu kelompok utk mewujudkan cita-citanya.

Dari wawancara Dr.Scott Atran dengan ABB bisa ketahui apa dan bagaimana sebenarnya ideologi ABB ini. Tentu kita ambil yg paling penting saja utk melihat implikasi ideologi ABB ini bagi seluruh bangsa dan negara-negara lain.

*Sikap ABB terhadap masyarakat global lebih-lebih terhadap Amerika dan orang-orang Barat:
Sudah menjadi sunnatulah (takdir, hukum alam) bhw Amerika dan orang-orang Barat akan selalu menjadi musuh Islam. Tapi Amerika dan orang-orang Barat pasti akan kalah. Inilah yang dikatakan oleh nabi Muhmamad. Islam harus menang dan orang-orang Barat akan dimusnahkan. Namun kita tidak harus menjadikan mereka musuh kita dengan syarat mereka harus mengijinkan Islam terus berkembang. Hingga pada akhirnya mereka akan setuju untuk tunduk pada Islam. Jika mereka menolak dibawah Islam, akan terjadi kekacauan. Titik. Kalau mereka menginginkan hidup damai, mereka harus menerima untuk diperintah oleh Islam.

* Sikap ABB menghadapi pemerintahan George Bush:
ABB: "Bush, kamu tidak ada gunanya, kamu akan kalah atau menjadi pecundang," begitu saya tulis surat pada G.Bush.Saya tidak tahu apakah kedutaan Amerika meneruskannya pada Bush. Ada ayat Qur’an yang mengatakan, "Kamu akan mengeluarkan begitu banyak uang namun kamu akan kecewa" Cepat atau lambat yang batil akan kalah. Ayat ini jelas dan saya bukan orang yg bisa meramal masa depan tapi saya mendapat informasi dari Allah. Jadi saya tidak pernah sedih karena saya percaya waktunya akan tiba. Yah, saya merasa umat Islam sekarang masih ada masalah. Kalau saat ini umat Islam kalah dalam pertempuran ini bukan karena Islam. Seorang muslim sepanjang dia tidak terpecah dan taat pada hukum Alloh, akan mendapat pertolongan dari Alloh."

* Apakah umat Islam boleh mempergunakan senjata nuklir?
ABB: Ya, kalau diperlukan. Namun umat Islam harus mencari jalan utk meminimalkan dampak pertempuran. Alloh berkata dlm ayat 9 Bab 60, bahwa kita umat Islam harus melengkapi diri dengan kekuatan senjata – ini adalah perintah – tetapi untuk menakut-nakuti dan tidak utk membunuh musuh kami. Tujuan utama adalah untuk membuat mereka takut. Jika mereka takut, mereka tidak akan mengganggu kami, dan kami tidak akan mengganggu mereka juga. Namun kalau mereka terus mengganggu, kami harus membunuh mereka. Dengan jalan ini Nabi Muhammad mencari jalan utk meminimalkan akibat pertempuran.

* Dalam pandangan pribadi anda, apa pendapat ABB ttg pemboman di negeri anda sendiri, seperti pemboman yang terjadi di Bali, Marriot dan Kuningan?

ABB: Saya mengganggap mereka yang melakukan pemboman, semua adalah mujahid. Mereka semua mempunyai niat baik, yaitu Jihad di jalan Alloh, tujuan dari jihad adalah mencari berkah dari Alloh. Mereka benar bahwa Amerika adalah target yang tepat utk diserang karena Amerika memerangi Islam. Jadi, sebagai tujuan obyektif mereka benar, dan target dari serangan mereka juga sudah tepat/benar. Namun kalkulasi mereka bisa diperdebatkan. Menurut pandangan saya, kami harus melakukan pemboman di daerah konflik bukan di daerah aman. Kami harus mencari sasaran di tempat musuh, bukan di negara-negara yang banyak orang muslim tinggal.

*Apa yang anda maksud dengan kalkulasi yang salah, apakah karena orang-orang Islam juga menjadi korban?
ABB: Ya, itu salah satu alasannya. Dalam kalkulasi saya, kalau ada pemboman di daerah damai, ini akan menimbulkan fitnah (perdebatan) dan pihak-pihak lain akan tidak setuju (terlibat). Ini pendapat saya dan saya bisa salah. Namun saya tetap menganggap mereka sebagai mujahid. Kalau mereka membuat kesalahan, mereka hanya
manusia biasa yang bisa salah. Lebih dari itu, serangan-serangan mereka dapat dianggap sebagai membela diri.

* Anda mengatakan adalah "fardh ‘ain" (kewajiban individu) bagi Islam utk melaksanakan jihad melawan kaum kafir?
ABB: Ada 2 jenis orang kafir. Kafir yang melawan Islam dan memaklumkan perang. Ini disebut "kafir harbi" (kafir sbg musuh). Jenis kedua adalah "kafir dhimmi" (kafir yg diproteksi). Mereka adalah orang yang tidak melawan Islam, tetapi tidak memeluk Islam juga dan pada dasarnya netral.

* Apakah prinsip Haudaybyah (perjanjian antra nabi Muhammad dan orang-orang yg memiliki Kitab Suci)?
ABB: Hudaybiyah mempunyai arti yang berbeda menurut sistem hukum. Jika Islam kuat, kami datang ke negeri kafir, tidak utk menjajah tapi utk mengawasi sehingga kaum kafir tidak membuat rencana utk menghancurkan Islam. Dimana-mana orang-orang kafir melakukan konspirasi utk menghancurkan Islam. Tidak ada orang kafir yang tidak ingin menghancurkan Islam, jika mereka diberi kesempatan sedikit saja. Oleh karena itu, kami harus waspada.

* Tentang Jihad dalam hubungan dengan Akhmadiyah dan JIL:
ABB: Tidak ada perbuatan yang lebih baik daripada berjihad. Tak satupun yg lebih baik. Perbuatan paling tinggi (mulia) dalam islam adalah Jihad. Jika kita melakukan Jihad, kita boleh melupakan perbuatan-perbuatan lain. Amerika ingin menghapus ajaran jihad melalui Ahmadiyah. Melalui organisasi ini, Amerika bekerja. Mengapa? Karena Ahmadiyah melarang anggota-anggotanya untuk melakukan jihad karena mreka beralasan jihad adalah ajaran Kristen. Organisasi ini berasal dari India. Markas besarnya ada di London, dibeayai oleh Amerika. Ahmadiyah adalah alat Amerika utk menghancurkan islam, termasuk didalamnya JIL, sebuah LSM di Jakarta yang mempromosikan suatu faham liberal dalam islam. JIL itu dibeayai USAID.

*** teewoel
____________________